Sulit dibayangkan sebuah perusahaan tanpa komunikasi dengan publik atau target audiencenya. Salah satunya adalah komunikasi pemasaran. Dalam era penuh persaingan dewasa ini, penerapan Integrated Marketing Communications yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan usaha. Training ini akan membahas prinsip komunikasi, pengembangan komunikasi pemasaran yang efektif, hingga pengukuran hasilnya. Dari pelatihan ini diharapkan para peserta dapat memahami lingkup komunikasi pemasaran, menyusun rencana IMC yang efektif dan menerapkannya di perusahaan masing-masing. OUTLINE MATERI 1. Prinsip-prinsip Komunikasi Pemasaran 2. Mengembangkan Komunikasi yang Efektif * Mengidentifikasi Audiens yang dituju * Menentukan Tujuan Komunikasi * Merancang Pesan * Memilih Saluran Komunikasi 3. Menentukan Bauran Promosi * Periklanan * Sales Promotion * Public Relations * Personal Selling * Direct Marketing 4. Mengukur Hasil Promosi (Evaluation) 5. Mengelola dan Mengkoordinir IMC METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation
Pelatihan Effective Marketing Research
Effective marketing research ditujukan bagi para praktisi pemasaran yang selama ini merasakan adanya gap tentang kebutuhan-kebutuhan pelanggan. Melalui riset pemasaran yang efektif akan didapatkan berbagai informasi yang diperlukan bagi arah pengembangan produk baru, strategi pemasaran (4P atau 7P), dan strategi pelayanan pelanggan (termasuk CRM). Meskipun perusahaan menggunakan jasa konsultan riset pemasaran, praktisi pemasaran perusahaan tetap harus menguasai konsep dan filosofi riset pemasaran yang akan dilakukan dan bagaimana mengimplementasikannya. Melalui pelatihan ini para peserta akan dibekali kompetensinya dalam melakukan riset pemasaran yang efektif. MATERI * The importance & role of marketing research * Principles of research leadership * Developing clear and insightful action standards * Developing a marketing research strategy * Consumer insight process * Setting marketing research objectives * New product marketing research * Analyzing & presenting marketing research results OUTPUT PELATIHAN * Memahami konsep dan implementasi riset pemasaran yang efektif * Mampu melakukan perencanaan riset pemasaran * Mampu melakukan program riset pemasaran * Mampu melakukan implementasi hasil-hasil riset pemasaran METHOD Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation
Effective Leadership and Personal Effectiveness Training
OUTLINE MATERI 1. Gain a clear use and understanding of the difference between leadership skills and management skills. 2. Learn how leadership and management compliment each other to build highly successful leadership teams. 3. Assess their own leadership skills and identify areas for personal growth. 4. Learn the characteristics of behavioral styles so they will understand the needs of their team members and know how to work with and bring out the best in each individual. 5. Learn how to practice effective communication skills when interacting with employees regarding new goals or program initiatives. 6. Develop strategies for involving employees in the long-range vision and problem solving process. 7. Practice proven delegation strategies that will open up more blocks of time for them to focus on developing new goals and strategies for their team. 8. Practice empowering team members to higher levels of achievement and fulfillment. 9. Setting and achieving your goals 10. Communicating your message 11. The ability to build practical plans of action 12. The ability to handle difficult people 13. The ability to develop self-confidence, self-motivation and personal initiative 14. The ability to inspire confidence, motivation and initiative in others 15. Analyse your personal strengths and preferred work pattern to enable performance improvement 16. Act on priorities by identifying what is really important for your business and by setting personal and business goals 17. Recognise and minimise unproductive activities including procrastination 18. More effectively plan and control your time, diary, deadlines and meetings 19. Develop appropriate methods and behaviour for delegating successfully and dealing with interruptions 20. Use tried and tested techniques for achieving the best results from your time and efforts METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation Instructor by : Syafaruddin Alwi
Effective Costing, Cash Flow Management and Budgetary Control
A company cannot plan unless it understands its costs. By understanding the various facets of the cost accounting process, Managers and Executives will be able to create an efficient cost analysis system to better control and measure an enterprise business functions and bottom line. This Training is designed to discuss the main features of cost and management accounting and its applications in a business enterprise. It is essential for Managers and Executives of a firm to know how cost accounting information can be organised, so that quality decisions could be made. As the focus is on decision making process, participants would not be required to understand the bookkeeping process and the preparation of financial statements. BENEFIT Upon completion of this training, participants will be able to; 1. Have an overview of cost and management accounting 2. Learn the differences between marginal costing and absorption costing 3. Understand budgeting and variance analysis 4. Learn the application of costing in business decision making 5. Know how to apply various analytical techniques to make quality decisions TRAINING OUTLINE 1. Overview of Cost and Management Accounting 2. Differences Between Financial Accounting and Management Accounting 3. Costing Concepts and Purposes 4. Differences Between Marginal Costing and Absorption Costing 5. Gross Profit Concept 6. Contribution Margin Concept 7. Budgeting and Variance Analysis 8. Interpretation of Material Variance 9. Interpretation of Labour Variance 10. Investigation of Variance 11. Application of Costing in Business Decision Making 12. Cost Volume Profit Analysis 13. Acceptance of Special Order 14. Make-or-Buy Decisions 15. Closing or Continuance of a Section or Product 16. Activity Based Costing 17. Cash Flow Versus Profit 18. Definition of Profits 19. Subjective Judgments Influencing The Profit Figures Accounting Rules Explained Accrual, Matching and Prudence Concepts 20. Linking The Financial Statements 21. The Link between the Three Financial Statements Balance Sheet, Profit and Loss Account and Cash Flow Statement. 22. Structure of Cash Flow Statement Operating Activities, Investing Activities and Financing Activities 23. Preparing The Cash Flow Statement 24. Analysing Business Performance 25. Using The Published Financial Statements of Listed Companies, This Session Demonstrates and Interprets The Financial and Operating Performance of These Enterprises in terms of : * Profitability * Liquidity * Sustainability * Investment Value 26. Cash Flow Budgeting 27. Planning and Developing an Annual Budget 28. Forecasting and Projection of Future Activities Operating, Investing and Financing Preparing Operating Activity Budgets 29. Preparing Cash Flow Budget 30. Cash Flow Strategy for Business 31. Key Consideration in Cash Flow Management 32. Factors to be Considered When Designing an Effective Cash Flow System PARTICIPANT Managers and Executives who do not work in accounting but who need to know how basic accounting work and apply accounting related techniques when making business decisions. METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation
Effective CSR Management Training
Program Corporate Social Responsibility (CSR) telah menjadi kegiatan wajib bagi semua korporasi sebagai tanggungjawab organisasi untuk sebuah dampak dari sebuah keputusan dan kegiatan dalam masyarakat dan lingkungan. Tanggung jawab Sosial Perusahaan adalah sebuah konsep dimana perusahaan memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. Dalam pelaksanaannya di berbagai perusahaan, masih banyak kegiatan CSR yang bersifat charity kepada masyarakat ataupun lingkungan yang berada tidak jauh dari lokasi tempat usaha dan bersifat reaktif, belum dikaitkan dengan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu perlu adanya manajemen CSR yang bagus agar memenuhi prinsip prinsip yang diamanahkan oleh Undang-Undang dan sesuai dengan standar berlaku secara internasional. TUJUAN 1. Peserta pelatihan mampu meningkatkan pemahaman tentang bagaimana mengelola CSR perusahaan dengan tepat, audible dan dapat dipertanggungjawabkan kepada semua stakeholder 2. Peserta pelatihan mampu meningkatkan ketrampilan dalam menerapkan manajemen CSR yang meliputi identifikasi kebutuhan stakeholder, social mapping, perencanaan program, pelaksanaan dan monitoring evaluasi MATERI 1. Ruang Lingkup Manajemen CSR dan Konsep CSR, Konsep Comdev, Konsep Charity Program 2. Metode Identifikasi Kebutuhan Stakeholder 3. Pemetaan Sosial (Social Mapping) 4. Perencanaan Program Dengan Penyusunan * Logical Framework Matrix (LFA) * Matriks Perencanaan Program * Matriks Perencanaan Monev 5. Implementasi/Pelaksanaan Program CSR * Stages of implementation of program planning * Strategy implementation : determine the target audience, in cooperation with the media, event management * Anticipate obstacles and solutions in implementing CSR programs 6. Monitoring dan Evaluasi Program CSR 7. Penyusunan Laporan CSR 8. Konsep Community Development 9. Hubungan Antara Corporate Social Responsibility dan Community Development 10. Studi Kasus PARTICIPANT * Pimpinan perusahaan dan pihak pengambil kebijakan * Manajer & Staf Comdev/CSR * Manajer & Staf Public Relation/Humas * Semua elemen di perusahaan yang terlibat di dalam program CSR * Semua pihak yang membutuhkan pengetahuan seputar Effective CSR Management METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation
Pelatihan Komunikasi Karyawan Efektif
Salah satu faktor untuk meningkatkan motivasi berprestasi adalah melalui tata komunikasi yang efektif baik di antara karyawan secara individual maupun di antara para karyawan sebagai keseluruhan. Tanpa komunikasi yang baik, sangat besar kemungkinan individu-individu dalam perusahaan cenderung bekerja sendiri-sendiri tanpa memikirkan keberadaan tim sebagai sebuah sistem. Akibatnya, prestasi dan kinerja yang dicapai pun akan bersifat parsial. Dalam sistem organisasi modern, yang umumnya lebih menekankan teamwork, pola kerja parsial individual semakin dihindari. Terlebih lagi di tengah iklim persaingan yang semakin ketat. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman serta teknik-teknik dalam melakukan komunikasi yang efektif antar individu dalam teamwork sehingga dapat meningkatkan performa atau kinerja karyawan. PURPOSE Setelah mengikuti training ini peserta diharapkan dapat mengetahui prinsip-prinsip serta teknik dalam komunikasi yang efektif, yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan. MATERI 1. Pentingnya Komunikasi 2. Pengertian dan Jenis-Jenis Komunikasi * Komunikasi Verbal dan Non Verbal * Lisan dan Tertulis * Resmi dan Tak resmi * Sadar dan Tak sadar * Manusia dan Mesin 3. Unsur-Unsur dan Proses Komunikasi * Sender dan Encoding * Pesan (Message) * Receiver dan Decoding * Umpan Balik (Feedback) * Gangguan (Barrier) 4. Tingkat-Tingkat Komunikasi * Komunikasi Intrapersonal, Interpersonal, Kelompok, Massa, Organisatoris 5. Hambatan Komunikasi * Kerangka Acuan (Frame of Reference) * Menyimak Secara Selektif (Selective Listening) * Kredibilitas Pengirim Pesan * Masalah Semantik * Beban Laik Komunikasi (Communication Overload) 6. Komunikasi Yang Memotivasi * Mengembangkan Motivasi Kelompok * Pimpinan Kelompok sebagai Sender * Pimpinan Kelompok sebagai Receiver 7. Teknik dalam Berkomunikasi * Komunikasi antar individu/rekan kerja * Komunikasi dengan atasan * Komunikasi dengan bawahan 8. Role play dan studi kasus METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation
Effective Global Procurement Training
This new approach maximizes value from procurement by combining traditional techniques, with newer tools, techniques and approaches. We will give an understanding of the Category Management methodology with the necessary working knowledge of how this approach can be used, and is now being used, by World Class companies. This seminar shows how Category Management maximises value from procurement by integrating supplier sourcing, supplier management, supplier development and supplier relationships management. Effective Category Management of procurement and the supply chain can create economic profit for World Class supply chains; we will also demonstrate how this can be achieve BENEFIT * Apply a thorough understanding of supply chain activities * Identify, analyse and evaluate procurement opportunities * Understand the keys aspects in category management * Use tools and techniques * Make procurement and supply chain organisational improvements OUTLINE 1. Understanding procurement and category management * Procurement and purchasing definitions * A vision for procurement * The 21st century procurement challenge * Procurement and the Supply Chain * The 8 Supply Chain Rules * Supply chain excellence and shareholder value * Competitive advantage * The 2008 economic crisis and the consequences for the supply chain * Procurement structure options * Supply Chain Models and Types * The Global Supply Chain * Category Management definitions * The evolution of Category Management * Category grouping overview * The three aspects to be considered in category groups * Category Management structures 2. Maximising value and procurement excellence by using varied routes * The procurement excellence roadmap * The Purchasing land Supplier loops * Why we should use Category Management * How category management improves value * How category management builds from P2P and the procurement cycle * Integrating approaches * The two outcomes to maximise value from procurement * The value opportunities that come from using Category Management 3. Understanding the supplier sourcing and selection routes * Traditional purchasing revisited * The P2P and procurement cycle * Value and risk analysis * Kraljic matrix * The Category management and value opportunities * Volume concentration * Best price evaluation * Low cost country sourcing 4. Understanding collaborative supplier management * Supplier management objectives * Supplier customer connections * Supplier service * Supplier management and contract management * Best practice contract management * Supplier relationship management definitions and aims * Applying Supplier relationship management * Collaboration * Supplier development definitions and aims * Best practice in supplier development * Changed views and lessons * Benefits and improvements * The Category Management outcomes and value opportunities * Specification improvements * Joint process development and linking price with suppliers * Value chain disruption and managing supply chain risk * Best practice in supplier management 5. Recognising and overcoming the barriers to Category Management * Common barriers and challenges * Internal conflicts * Perception of procurement * Lack of creativity * Skill sets * Trust * Fear of change * Overcoming such barriers * Best Practice in the implementation of new ideas 6. The 4 step model for introducing Category Management * Understand the current situation + Key questions + Research and analysis * Design and improvement * Key questions * What needs doing 7. The 4 step model for introducing Category Management, continued * Plan the new processes and structures + What needs doing + Key questions * Operate and review the new processes * Key questions * What needs doing * Making strategy a continuous process 8. Category Management and rethinking the supply chain * Supply chain futures, predictions and what needs to done + Agility + Network design + China supply chain effects + Going Green * Professional leaders/manager development * The 10 improvement for reengineering end to end supply chains * Supply chain excellence and shareholder value * Generating economic profit * The 5 steps to supply chain excellence * Developing the supply chain strategy * Supply chain strategy best practice * A vision for the future METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation
Pelatihan Effective Handling Complaint Technique
Selama masih ada keluhan (complaint), berarti masih ada kemungkinan bagi sebuah perusahaan untuk mempertahankan pelanggan. Tentu, yang paling ideal adalah perusahaan yang dapat memberikan pelayanan tanpa complaint dari pelanggannya. Namun, jika keluhan sampai datang, yang penting untuk dilakukan adalah menanganinya dengan baik, agar pelanggan tidak meninggalkan perusahaan. Untuk itu, diperlukan program menyeluruh, mulai dari mencari dan mengenali keluhan, hingga penanganannya yang sempurna. MATERI 1. Perlunya program penanganan keluhan yang menyeluruh 2. Teknik mencari dan mengenali keluhan pelanggan. 3. Menangani keluhan/keberatan: * Kontak pertama (menciptakan kesan pertama yang positif) * Sikap positif terhadap pelanggan. * Komunikasi yang efektif * Active listening 4. Menangani keluhan melalui telepon, surat 5. Menghadapi pelanggan yang sulit, marah dan agresif. 6. Recovery (merebut kembali pelanggan yang kecewa) TARGET PESERTA Customer service officer dan karyawan lain yang bertugas melayani pelanggan. METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation Instructor by : Dadi Adam
Effective Human Resources Budgeting : Planning and Controlling
Pelatihan ini merupakan indentifikasi dari Planning yang dibutuhkan dalam mengembangkan kegiatan/aktivitas SDM yang dihubungkan dengan rencana Budget Operasional keseluruhan di suatu badan usaha/perusahaan. Perlu diketahui bahwa rencana Human Resources Budgeting adalah proyeksi dari aktivitas/kegiatan SDM dimasa mendatang. Hal tersebut diatas sepenuhnya sangat disadari, namun sangat sedikit karyawan, khususnya bagian SDM yang mengetahui bagaimana caranya melakukan langkah-langkah membuat Human Resources Budgeting.Tidak heran mangapa banyak pimpinan perusahaan mempertanyakan kegiatan SDM kurang memberikan mutual benefits baik kepihak perusahaan maupun ke karyawan. BENEFIT 1. Mengetahui bagaimana mendapatkanpola pikir untuk menyusun kerangka Human Resources Budgeting yang disesuaikan dengan kegiatan SDM yang akan dicapai. 2. Mendapatkan cara membuat justification agar rencana Human Resources Budgeting ini dapat diterima dan disetujui oleh Pimpinan perusahaan. 3. Dapat membuat skala prioritas dalam mengajukan program kegiatan-kegiatan SDM dimasa mendatang. 4. Mulai mengenal rencana strategis yang menggambarkan pemikiran yang mendalam, bersifat jangka panjang serta merupakan jawaban dari pertanyaan yang dihadapi perusahaan. 5. Dapat menyusun rencana yang disesuaikan dengan kebutuhuan anggaran dan kemampuan perusahaan. 6. Dapat membuat proyeksi-proyeksi yang dibutuhkan dalam rencana bisnis. OUTLINE MATERI * PENDAHULUAN (Pola Berpikir Penyusunan HR Budget). * PENGERTIAN RENCANA BISNIS (Define Business Planning, Planning Cycle, Projection/Forecast Formula, Justifications To Plan, Planning Philosophy). * PROSES MENETAPKAN SASARAN ORGANISASI DAN CARA MENCAPAINYA(Planning, Organization, Actuating, Controlling). * MEMAHAMI BAHASA KEUANGAN DALAM BUDGET. * HR BUDGETING MENGACU HR PLANNING (Dasar Penyusunan HR Budget, HRD Framework, Human Resource Mgt). * KOMPONEN BIAYA UTAMA DALAM HR BUDGET. * DASAR MENGHITUNG BIAYA UTAMA. * MEKANISME PENGENDALIAN DALAM HR BUDGET. * CARA MEMBUAT BUDGET SDM (Anggaran Biaya Tenaga Kerja) METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation Instructor By Syafarudin Alwi
Effective Inventory Accounting (Controlling and Decision Making)
Salah satu post dengan nilai yang terbesar di neraca perusahaan adalah inventory. Besarnya inventory ini bermakna bahwa besarnya nilai capital perusahaan yang tertanam di dalamnya. Sehingga dibutuhkan pengukuran dan pengendalian yang cukup cermat. Terutama oleh bagian Accounting (selain bagian Warehousing). Sebab dengan nilai yang besar ini, inventory akan rentan terhadap potensi kehilangan, dan kecurangan (fraud). Untuk itu perusahaan membutuhkan pesonil yang cakap yang bertugas merekam transaksi inventory, menilai, mengevaluasi dan melaporkan kepada manajemen dengan data yang akurat dan memadai. Sebab dengan data inventory yang valid ini, manajemen akan dapat terbantu dalam mengambil keputusan yang tepat berkaitan dengan aktivatas perusahaan selanjutnya. PURPOSE * Dapat melakukan proses yang efektif dalam adminitrasi accounting untuk inventory * Dapat melakukan penilaian dan pengukuran terhadap inventory sesuai prinsip akuntansi yang sesuai * Dapat merencanakan dan melaksanakan pengendalain inventory dan stock taking * Memberikan informasi yang penting dalam pengambilan keputusan oleh manajemen OUTLINE * Konsep Inventory : Penyajiannya Sesuai Dengan Konsep Akuntansi Yang Lazim * Inventory Dalam Sistem Manufaktur : Abc, Eoq, Mrp Dan Just In Time * Manajemen Resiko Dan Potensi Kecurangan Dalam Inventory : Motivasi, Deteksi Dan Pencegahannya * Sistem Penilaian Inventory : Fifo, Lifo Dan Average Costing * Sistem Penyimpanan Dan Pelaporan Inventory * Costing Inventory : Metode Dan Kendala * Budgeting Dan Pelaporan Inventory : Penyusunan Dan Review * Proses Adminstrasi Dan Pencatatan Inventory : Pembelian, Penyimpanan Pembayaran, Penjualan Dan Collection * Pengaruh Nilai Inventory Terhadap Cash, Account Receivable, Account Payable Dan Working Capital * Pengendalian Inventory : Cycle Counting Dan Stock Taking + Penghitungan Dengan Off Produksi + Penghitungan Tanpa Off Produksi * Perlakuan Terhadap Varian Inventory, Allowance Inventory Dan Hambatan Permasalahannya * Pengaruh Foreign Exchange Dan Taxation Terhadap Inventory * Audit Terhadap Inventory * Best Practice In Inventory Accounting TRAINING METHOD Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation
Effective Inventory Management Training
Mengelola inventory dengan efektif merupakan hal yang sangat krusial bagi kelancaran suatu perusahaan. Mengurangi inventory yang berlebih dan menginvestasikan inventory yang tepat sesuai kebutuhan pelanggan, akan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan inventory turnover yang lebih baik yang pada akhirnya meningkatkan profit margin. Pelatihan ini membahas strategi dan teknik manajemen persediaan (inventory), terutama dalam perencanaan dan pengontrolan stock barang sehingga biaya inventory bisa ditekan secara efektif serta meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan. MANFAAT * Meningkatkan kepuasan pelanggan * Tingkat persediaan yang lebih efisien * Meningkatkan produktifitas dan mutu kerja * Mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan persediaan * Menerapkan KPI (Key Performance Indicator) inventory secara tepat untuk mengevaluasi dan mengukur kinerja departemen inventory * Meningkatkan kinerja perusahaan MATERI 1. Pengantar * Apakah Inventory? * Kenapa kita perlu Inventory? * Jenis Inventory * Inventory Metric * Inventory Cost 2. Teknik Manajemen Persediaan * ABC Inventory Analysis: Menggunakan Metode ABC untuk Mengontrol Inventory * Order Quantities * Economic Order Quantity * Order Review Method: + Independent Demand + Dependent Demand + Reorder Point + Uncertain Demand + Time Phase Order Point + Periodic Review System 3. Inventory Valuation 4. Teknik FIFO, LIFO 5. Safety Stock * Standard Deviation * Service Level * Menentukan Safety Stock 6. Inventory Accuracy * Periodic Count and Cycle Count * Metode Cycle Counting: ABC Class, Control Group, Process Control * Kriteria Counter and Investigator METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation
Effective Leadership Training
Pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang dapat memberikan contoh keteladan terhadap bawahannya. Kemampuan merumuskan strategi dan menterjemahkan ke dalam program kerja, mengkomunikasikan secara efektif serta memanaje konflik merupakan seni dan ketrampilan yang dapat dipelajari. Keberanian menanggung resiko dan mengambil keputusan pada saat yang sulit akan meentukan apakah pemimpin dapat melakukan fungsinya secara tepat. Dalam training ini akan dipelajari berbagai macam metode tentang bagaimana memiliki jiwa kepemimpinan yang efektif. TUJUAN Setelah pelatihan diharapkan setiap peserta mampu untuk : * Lebih efektif dalam mengembangkan lingkungan dan bawahannya * Lebih professional dalam bersikap * Mampu menjadi role model bagi bawahannya OUTLINE MATERI 1. Insight Effective Leadership : Developing The Team And Subordinate * Focusing on People : The Key to Successful Leadership * Pemahaman tipe pekerja * Pemahaman perilaku alamiah dan ketertarikan pekerja * Identifikasi komponen teamwork yang efektif * Optimalisasi struktur team * Mendesain penugasan yang efektif dan sesuai dengan teamwork * Assessment dan solusi 2. Internal Effective Leadership : Value Of Executive Leadership * Leadership Self Assessment * Tipe-tipe kepemimpinan * Perilaku Leader vs Manager * 4 kemampuan pokok leadership* Strategic Thinking * Problem Solving * Decision Making * Influencing People * Situational Leadership : The Most Effective Leadership Technique * Assessment dan solusi 3. External Effective Leadership : Lead By Role Model * Memahami tantangan dan cara pengelolaannya * Membangun trust dan mengantisipasi perbedaan value di tempat kerja * Commitment and Courage * Leadership Communication Skills 4. Business Performance METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation
Effective Cashflow Management Training
Kas merupakan komponen vital dalam gerak langkah organisasi. Melalui kas, dana mengalir masuk menjadi sumber daya organisasi, dan mengalir keluar sebagai biaya. Aliran dana yang masuk tidaklah selalu seirama dengan mengalirnya dana yang keluar. Maka, mengatur arus kas menjadi sebuah pekerjaan yang sepatutnya memperoleh perhatian serius dalam pengelolaan keuangan organisasi. Sayangnya, pengelolaan arus kas, atau yang lebih dikenal Manajemen Arus Kas, seringkali tidak dipandang sebagai sumber daripada beberapa persoalan yang dihadapi oleh organisasi dalam melaksanakan program. Persoalan yang dihadapi oleh organisasi akibat buruknya manajemen arus kas sering muncul dalam berbagai kasus dari yang sederhana hingga dalam situasi yang kompleks. Ketika kas diterima (cash inflow) dan kas dibayarkan (cash outflow) terjadi tidak direncanakan, organisasi mungkin akan menemui masalah penundaan pembayaran gaji staf, keterlambatan pelaksanaan program, atau saldo hutang yang makin lama makin bertambah. Pelatihan Effective Cashflow Management ini membekali peserta dalam menyeimbangkan cash in-flow dan cash out-flow yang menentukan keberlangsungan hidup perusahaan. Pengelolaan Cashflow yang efektif juga akan membentuk citra perusahaan dimata stakeholder-nya. OUTLINE MATERI 1. Pengertian Arus Kas * Tanggung Jawab dan Ruang Lingkup Arus Kas * Arus Kas dan Pengaruh terhadap Laba * Â Dana Tunai Sebagai Asset * Evaluasi Kinerja Pengelolaan Arus Kas yang Baik 2. Pengelola Persediaan * Tingkat Persediaan yang Benar * Meninjau Kembali Persediaan * Analisa ABC * Perputaran Persediaan * Pengendalian Persediaan * Analisa EOQ * Pengarus EOQ terhadap Arus Kas 3. Faktor Penjualan Diskon Karena Volume * Penjadwalan Waktu * Dampak Pada Arus Kas 4. Pengendalian Piutang Dagang * Day Sales Out Standing * Menganalisis Perkiraan Pelanggan * Dampak terhadap Arus Kas 5. Kebijakan Kredit dan Syarat Pembayaran * Perkiraan yang Realistis * Dampak terhadap Arus Kas 6. Mengkaji Pelanggan dan Pola Pembelian * Bauran Produk * Marjin Laba dan Kebijakan Kredit * Klasifikasi Resiko 7. Arus Kas dan Pembelanjaan Modal * Analisis Pembayaran Kembali * Depresiasi dan Pajak * NPV * Resiko Pembelanjaan Modal 8. Peningkatan Cashflow dalam Proses Produksi * Tinjauan Ulang atas Jadwal Pekerjaan Persiapan * Efisiensi Produksi * Penjadwalan Produksi * Scrap dan Pengendalian Mutu 9. Penghematan Cashflow dengan Perbaikan Prosedur Operasi * Auditing * Efisiensi dalam Berbagai Bidang * Annual Budgeting dengan Zero Based 10. Pengaruh Sewa Guna Usaha Terhadap Cashflow * Sewa atau Beli * Pengaruh pada Arus Kas * Budgeting and Coasting Techniques + Forecasting Methods + Break-even Analysis + Use of Standards + Trend Analysis + Cost Estimati * Project Budgeting + Project Planning + Direct and Indirect Project Costs * Capital Expenditure Budgeting and Analysis + Guideline of Capital Expenditure + Calculation: Accounting Rate of Return, Payback Period, Net Present Value, Internal Rate of Return + Cost Control and Management Budget Reports + Approaches to Cost Control: Strategic Control, Transactional Control, Process Control + Understanding the Need for Timeliness and Precision + Variance Analysis METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation
Effective Communication and Interpersonal Skills Training
TUJUAN * Mengurangi konflik dan kesalahpahaman dalam berhubungan dengan orang lain * Lebih memahami keinginan orang lain lebih dari sekedar yang dikatakan * Mampu memanfaatkan bahasa tubuh secara optimal dlam berkomunikasi dengan oranglain * Meningkatkan kemampuan negosiasi mencapai win win solution * Meningkatkan kemampuan menyaring dan mengolah informasi sehingga dapat memberikan reaksi dengan cepat * Meningkatkan kreatifitas dan inovasi MATERI 1. Mengetahui diri sendiri sebelum mengetahui orang lain. 2. Mengidentifikasi dan mengatasi hambatan dalam komunikasi yang efektif 3. Memaksimalkan bahasa tubuh sebagai komunikasi 4. Meningkatkan kemampuan mendengarkan 5. Komunikasi dalam berbagai situasi 6. Komunikasi interpersonal dan kelompok 7. Win win communication 8. Mengembangkan intelejensi komunikasi dalam komunikasi yang berbeda PARTICIPANT Staff SDM, Supervisor, Public Relations, Section Head, public METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation Instructor by : Fauzan Asmara
Pelatihan Kemampuan Interpersonal dan Komunikasi Efektif
Dalam dunia pekerjaan, tidak ada satu orangpun yang terlepas dari namanya komunikasi. Komunikasi adalah ketrampilan dasar yang diperlukan untuk dapat berinteraksi dengan optimal di tempat kerja. Permasalahan yang muncul dalam kaitan dengan kerja sama, hubungan atasan-bawahan, ataupun hubungan antara departemen di dalam organisasi, atau dengan cklien/customer, seringkali disebabkan oleh kurangnya kemampuan untuk melakukan komunikasi dengan baik. Baik itu etika, gaya, pemilihan kata, cara bertanya dan menjawab, intonasi suara ataupun kemampuan mengekspresikan pendapat dengan jelas. Pelatihan ini didisain untuk menjadi dasar bagi pelatihan komunikasi yang diperlukan oleh semua anggota perusahaan. Tujuan dari pelatihan ini adalah mengingatkan akan pentingnya ketrampilan komunikasi di dalam perusahaan, terutama jg komunikasi utk clien atau customer, serta memberikan pemahaman dan latihan beberapa ketrampilan utama dalam komunikasi. First Impression atau kesan pertama diri seseorang dapat terlihat dari cara dan gaya ber-komunikasinya. Penilaian kualitas seseorang terhadap diri orang lain juga dapat terlihat dari komunikasinya. Komunikasi juga menentukan bagaimana seseorang dapat berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan, membina hubungan dengan orang lain serta meningkatkan performa kinerja dalam organisasi ataupun perusahaan. Dengan pelatihan ini dapatkan manfaat untuk meningkatkan cara berkomunikasi dengan efektif. MATERI * Proses Komunikasi * Building blocks yang menghambat seseorang untuk berkomunikasi dengan baik * Mengembangkan Rasa Percaya Diri (Self Confidence) * Pribadi yang berkualitas dan dipercaya dalam berkomunikasi * Memahami dan menggali maksud, keinginan serta kebutuhan orang lain secara lebih cerdas * Etika berkomunikasi * Tata krama dalam berkomunikasi * Menciptakan kesan pertama yang positif * Gaya dalam berkomunikasi yg dapat diterima setiap orang * Body language dalam berkomunikasi * Membangun hubungan dengan orang yang baru dikenal * Struktur content dalam komunikasi: mengajukan pertanyaan, mengajukan keberatan, menyampaikan masukan * Ketrampilan mendengarkan empatik dan bahasa tubuh * Menyampaikan ide (gagasan) dengan lebih meyakinkan dan cerdas * Komunikasi melalui telp, email dll * Komunikasi Asertif * Knowing Human Characteristic and Behavior * Menangani keluhan * Cara berkomunikasi dengan orang yang sulit * Hal-hal yang tabu dalam berkomunikasi METHOD Presentation Discussion Case Study Evaluation
