Tag: Dikat SDM

  • Pelatihan Dasar-Dasar Pengelolaan Lingkungan

    Pelatihan Dasar-Dasar Pengelolaan Lingkungan

    Dasar-Dasar Pengelolaan LingkunganKondisi lingkungan kawasan industri/perusahaan merupakan salah satu masalah global yang menuntut perhatian dan penanganan secara serius dan berkelanjutan. Peningkatan produksi suatu perusahaan harus diiringi dengan peningkatan pemeliharaan kawasan industri/perusahaan yang berwawasan lingkungan. Penting bagi perusahaan untuk memiliki personal handal yang mempunyai pengetahuan, keahlian serta kemampuan dalam mengelola dan mengawasi lingkungan hidup baik secara teknis maupun manajemen. AMDAL adalah proses pengkajian terpadu yang mempertimbangkan aspek ekologi, sosial-ekonomi, dan sosial-budaya sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.

    Guna AMDAL adalah untuk menjamin suatu usaha atau kegiatan pembangunan layak lingkungan. Lewat pengkajian AMDAL, sebuah rencana usaha atau kegiatan pembangunan diharapkan telah secara optimal meminimalkan kemungkinan dampak lingkungan hidup yang negatif, serta dapat memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam secara efisien.

    MATERI

    1. Kebijakan Lingkungan

    * Permasalahan Utama Lingkungan Global-Regional-Lokal
    * Kebijakan Nasional Pembangunan berkelanjutan Berwawasan Lingkungan
    * Keterpaduan Kebijakan Lingkungan dan Tata Ruang
    * Peraturan Perundang-Undangan Lingkungan
    * Kerangka Kelembagaan Pengelolaan Lingkungan Hidup

    2. Pengantar Ilmu Lingkungan

    * Dasar-dasar Ekologi
    * Ekosistem Alami (Hutan, Pesisir-Laut, Gunung/Pegunungan)
    * Ekosistem Buatan (Desa-Kota, Pertanian, Perkebunan, Pariwisata)
    * Ekonomi Lingkungan dan Akutansi Sumberdaya Alam
    * Lingkungan Sosial Budaya dan Kependudukan

    3. Pengelolaan Lingkungan Terpadu

    * Prinsip-Prinsip Pendekatan Pengelolaan Lingkungan
    * Instrumen Pengelolaan Lingkungan
    * Sistem Informasi Dalam Pengelolaan Lingkungan
    * Perencanaan Pengelolaan Lingkungan
    * Pengendalian Kerusakan Lingkungan
    * Pengendalian Pencemaran Lingkungan
    * Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Lingkungan
    * Penyelesaian Sengketa Lingkungan
    * Metode Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan

    4. Dasar-Dasar AMDAL

    * Pengertian, Manfaat, dan Proses AMDAL
    * Teknik Konsultasi Publik

    5. Studi Kasus/Simulasi

    * Kunjungan Lapangan
    * Penyusunan Laporan hasil kunjungan lapangan
    * Pembahasan
    * Evaluasi

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Dasar-Dasar Pengendalian Pencemaran Udara

    Pelatihan Dasar-Dasar Pengendalian Pencemaran Udara

    OUTLINE MATERI

    1. Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Pencemaran Udara

    Dasar-Dasar Pengendalian Pencemaran Udara2. Beberapa program pencegahan dan penanggulangan pencemaran udara meliputi :

    * Pengembangan perangkat peraturan.
    * Penggunaan bahan bakar bersih.
    * Penggunaan bahan bakar alternatif.
    * Pengembangan manajemen transportasi.
    * Pemantauan emisi gas buang kendaraan bermotor.
    * Pemberdayaan peran masyarakat melalui komunikasi massa.

    3. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi tingkat pencemaran udara

    * Mengembangkan substitusi bahan bakar dengan tujuan untuk mengurangi polutan (substitusi ini bisa berupa bahan bakar tanpa timbal ataupun gas).
    * Mengurangi melakukan perjalanan yang tidak perlu
    * Mengurangi dan membatasi pemakaian kendaraan pribadi, shift/pindah kepada pemakaian Transportasi Masal
    * Merencanakan tata ruang kota/wilayah yang lebih baik
    * Meningkatkan efisiensi dan performance mesin kendaraan
    * Mengembangkan sumber tenaga alternatif yang rendah polusi (sumber tenaga bisa berupa tenaga listrik, tenaga surya, ataupun tenaga angin).
    * Menggunakan Natural Gas sebagai bahan bakar kendaraan sangat baik untuk mengurangi GRK maupun Polusi Udara (karena pembakarannya lebih bersih,sedikit gas buang, dan rendah CO2)
    * Menggunakan Bio-Ethanol dan Bio-Methanol sebagai Bio-Energi yang berasal dari tumbuhan yang ditanaman secara berkelanjutan, sangat baik bagi mengurangi GRK maupun Polusi Udara (lebih sedikit meng-emisi Nox,CO,HC,Partikel).
    * Upaya perbaikan BBM yang berasal dari Fossil Fuel yang digunakan saat ini seperti mengurangi kandungan Sulphur dan melarang penggunaan Timbal/Pb, sangat bermanfaat untuk mengurangi Polusi Udara , namun relatif tidak berdampak untuk pengurangan GRK.
    * Memodifikasi mesin untuk mengurangi jumlah polutan yang terbentuk (modifikasi mesin bisa dilakukan baik dengan menggunakan turbo cyclone, memperbaiki sistem pencampuran bahan bakar, maupun dengan mengatur pendinginan di dalam ruang bakar).
    * Mengembangkan sistem pembuangan yang lebih sempurna (sistem pembuangan dari gas buang bisa disempurnakan dengan menggunakan semacam reheater, ataupun dengan menggunakan catalytic converter yang biasanya dipasang pada kendaraan mewah).
    * Memperbaiki sistem pengapian (sistem pengapian kendaraan dapat diperbaiki dengan mengatur ignition time dan delay period dari motor bakar, salah satunya adalah dengan menggunakan power ignition, EFI (Electronic Full Injection).
    * Menghindari cara pemakaian yang justru menghasilkan polutan yang tinggi (beberapa cara pemakaian yang salah adalah dengan mengerem mendadak, melakukan balapan di jalan raya, menambahkan pelumas pada knalpot kendaraan sehabis diservis, dan beban angkut yang melebihi kapasitas daya angkut motor).

    4. Jenis alat pengendali emisi antara lain :

    * Filter udara
    * Pengendap siklon
    * Pengendap sistem gravitasi
    * Pengendap elektrostatik
    * Filter basah
    * Exhause Gas Recirculation (EGR)

    5. Dasar-Dasar

    * Undang-undang No.32 tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
    * Peraturan Pemerintah No.41 Tahun 1999 Tentang Pengendalian Pencemaran Udara.
    * Undang-undang No.32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Baku Mutu Lingkungan Hidup
    * Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Eko Windarso

  • Pelatihan Dasar-Dasar Pengetahuan Produk dan Jasa Perbankan

    Pelatihan Dasar-Dasar Pengetahuan Produk dan Jasa Perbankan

    Dasar-Dasar Pengetahuan Produk dan Jasa PerbankanPeserta mampu menjelaskan tentang alat pembayaran tunai, etika dalam operasional bank, international trade, hukum perbankan, program APU PPT, produk dana bank, produk jasa bank, serta produk kredit bank.

    OUTLINE MATERI

    * Giro
    * Tabungan
    * Deposito Berjangka
    * Sertifikat Deposito
    * SBI
    * Obligasi
    * Alat Pembayaran Tunai
    * Etika Dalam Operasional Bank
    * International Trade
    * Hukum Perbankan
    * Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT)
    * Produk Dana Bank
    * Produk Jasa Bank
    * Produk Kredit Bank

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Training Dasar-Dasar Pembiayaan

    Training Dasar-Dasar Pembiayaan

    Pelatihan Dasar-Dasar PembiayaanPendanaan suatu perusahaan erat kaitannya dengan Manajemen Keuangan. Manajemen Keuangan terkait pendanaan adalah aktivitas perusahaan yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dan mendapatkan dana baik dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan, yang kemudian dana tersebut digunakan dan dialokasikan ke dalam berbagai aktivitas perusahaan agar tujuan peserusahaan tersebut dapat tercapai secara efektif dan efisien.

    Struktur pendanaan suatu perusahaan menggambarkan bagaimana perusahaan tersebut membiayai aktivitas operasional atau bagaimana perusahaan tersebut membiayai aktivanya. Pelatihan ini memberikan pemahaman tentang proses penyusunan perencanaan dan pengendalian untuk proses pendanaan suatu perusahaan.

    BENEFIT

    Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat :
    1. Memahami proses penyusunan perencanaan dan pengendalian pembiayaan
    2. Memahami teknis cara mendapatkan sumber pendanaan untuk suatu perusahaan
    3. Memahami prosedur sumber pembiayaan perusahaan
    4. Memahami cara pengendalian pembiayaan yang telah diterima

    COURSE OUTLINE

    1. Fungsi Manajemen Keuangan

    * Keputusan Investasi
    * Keputusan Pendanaan
    * Keputusan Deviden

    2. Tujuan Manajemen Keuangan

    3. Sumber Modal (pengertian, sumber modal internal, sumber modal eksternal)

    4. Struktur Modal

    5. Faktor Yang mempengaruhi Struktur Modal

    6. Perhitungan Struktur Modal

    7. Pengaruh Struktur Modal Terhadap Laba

    8. Struktur Pendanaan

    9. Faktor yang Mempengaruhi Struktur Pendanaan

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Dasar-Dasar Marketing

    Pelatihan Dasar-Dasar Marketing

    Dasar-Dasar MarketingPelatihan ini dirancang untuk memberikan gambaran kepada peserta
    pelatihan tentang konsep-konsep dasar manajemen pemasaran. Dasar-dasar tersebut meliputi:

    1) pemahaman dan proses marketing, dan
    2) analisis peluang pasar.

    MATERI

    1. Pemahaman dan proses pemasaran

    * Pemasaran dalam perubahan dunia: pemuasan kebutuhan customer
    * Perencanaan strategi dan proses pemasaran.

    2. Analisis Peluang Pasar

    * Lingkungan pemasaran
    * Riset pemasaran dan sistem informasi
    * Pasar konsumen: pengaruhnya pada perilaku konsumen
    * Pasar konsumen: proses pengambilan keputusan pembelian
    * Pasar industri dan perilaku pembelian industri
    * Pengukuran dan peramalan permintaan

    3. Segmenting, targeting, positioning untuk unggul dalam bersaing

    OBJECTIVE

    1. Pemasaran dalam perubahan dunia,
    2. Perencanaan strategi dan proses pemasaran.
    3. Mampu untuk menganalisis peluang pasar
    4. Mampu melakukan implementasi hasil-hasil riset pemasaran

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor By : DR. H. Fauzan Asmara

  • Training Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah Industri

    Training Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah Industri

    Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah IndustriPenggunaan air limbah dalam industri amat besar, diantaranya sebagai pelarut, air proses, pemanas atau pembangkit tenaga (air boiler), pendingin dan pencucian. Lebih dari 90% air yang digunakan akan dibuang sebagai air limbah. Air limbah industri merupakan salah satu bagian penting yang harus dilakukan pengolahan untuk memenuhi baku mutu air buangan ke badan air. Kalangan industri di satu sisi dituntut untuk menangani air buangannya, dan di sisi lain untuk mengoptimumkan biaya penanganan melalui peningkatan efisiensi penggunaan sumberdaya dan optimasi fasilitas penanganan. pelatihan ini dapat membantu industri dalam pencapaian optimasi tersebut.

    TUJUAN

    Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mengerti, memahami dan menguasai aspek-aspek pengolahan dan pengelolaan air limbah industry sehingga buangan dapat memenuhi baku mutu, Memahami dampak yang ditimbulkan akibat adanya limbah industri, Mengimplementasikan teknik pengelolaan limbah di perusahaan, Meminimalisir limbah industri di perusahaan

    MATERI

    1. Sumber dan Karakteristik Air Limbah,
    2. Peraturan dan Baku Mutu Efluen,
    3. Pengolahan Air Limbah Secara Fisika-Kimia-Biologi,
    4. Secreening,
    5. Equalisasi,
    6. Sedimentasi, Flokulasi dan Koagulasi,
    7. Adsorpsi,
    8. Aerasi, Deaerasi,
    9. Desinfeksi,
    10. Ion Exchange,
    11. Reserve Osmosis Membran,
    12. Activated Sludge,
    13. Pengelolaan Air Limbah Industri

    PARTICIPANT

    Pengelola yang bergelut di bidang pengolahan limbah cair (engineer, operator IPAL, supervisor, petugas lingkungan pemerintah) maupun para peminat bidang lingkungan

    TRAINING

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Dasar-dasar Lembaga Pembiayaan Syariah

    Pelatihan Dasar-dasar Lembaga Pembiayaan Syariah

    Dasar-dasar Lembaga Pembiayaan SyariahLembaga pembiayaan (financing institution) di Indonesia mulai berkembang dengan dikeluarkannya Paket Deregulasi 27 Oktober 1988 (Pakto 88) dan Paket Deregulasi 20 Desember (Pakdes 88). Eksistensi Lembaga pembiayaan di Indonesia diatur berdasarkan Keputusan Presiden No.61 Tahun 1988 tentang Lembaga Pembiayaan yang disempurnakan dengan Peraturan Presiden RI No.9 Tahun 2009 dan Keputusan Menteri Keuangan No.1251/KMK.013/1988 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Lembaga Pembiayaan. Berdasarkan Pasal 1 butir (1) Peraturan Presiden No.9 Tahun 2009 yang dimaksud dengan lembaga pembiayaan adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal.

    Definisi di atas menggambarkan bahwa lembaga pembiayaan merupakan lembaga keuangan non-bank yang kegiatan usahanya lebih menekankan pada sektor pembiayaan, yaitu dalam bentuk penyediaan dana dan barang modal dengan tidak menarik dana secara langsung dari masyarakat. Dengan kata lain perusahaan pembiayaan dilarang menarik dana masyarakat secara langsung, seperti yang dilakukan bank, dalam bentuk giro, deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.

    Hal ini yang membedakan antara lembaga pembiayaan (financing institution) dengan lembaga keuangan (financial institution). Lembaga pembiayaan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden No.9, terdiri dari Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, dan Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur.

    Berkembang pesatnya bisnis syariah di Indonesia turut mempengaruhi bisnis lembaga pembiayaan untuk beroperasi berdasarkan prinsip syariah. Pelatihan ini akan membahas terkait dengan system operasional, hokum, akad, jenis pembiayaan, hingga alurnya dan mengenai agunan/jaminan, serta study kasus-kasus dalam hal pembiayaan syariah.

    MATERI

    1. Sistem Operasional Lembaga Pembiayaan Syariah

    2. Hukum Pembiayaan Syariah

    3. Akad dan Komposisi Pembiayaan Syariah Berdasarkan Akad:

    * Prinsip jual beli (murabahah, salam, istishna)
    * Prinsip investasi (mudharabah, musyarakah)
    * Prinsip sewa (ijarah, ijarah muntahiya bittamlik)

    4. Jenis Pembiayaan Berdasarkan Sifat Penggunaannya

    * Pembiayaan Konsumen
    * Ciri Pembiayaan Konsumen
    * Contoh Pembiayaan Konsumen
    * Akad untuk Pembiayaan Konsumen
    * Murabahah (mostly used)
    * Ijarah (sometimes used)
    * Istisna’ (rarely used)

    5. Alur Transaksi dan Pengawasan Pembiayaan/Transaksi/Pinjaman Konsumen

    * Pembiayaan Komersial
    * Ciri Pembiayaan Komersial
    * Contoh Pembiayaan Komersial
    * Akad untuk Pembiayaan Komersial
    * Murabahah (mostly used)
    * Musyarakah (often used)
    * Mudharabah (sometimes used)
    * Ijarah (sometimes used)
    * Istisna (rarely used)
    * Salam (never used)
    * Alur Transaksi dan Pengawasan Pembiayaan/Transaksi/Pinjaman Komersil

    6. Agunan/Jaminan

    7. Study Case

    TRAINING

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Dasar-Dasar Manajemen Risiko

    Pelatihan Dasar-Dasar Manajemen Risiko

    Dasar-Dasar Manajemen Risiko TrainignBank Indonesia menetapkan agar sumber daya insani bank-bank memiliki sertifikasi manajemen risiko, sesuai dengan jenjangnya. Adapun tujuan program ini adalah agar setiap karyawan bank memahami ragam risiko yang melekat pada bisnis bank atau unit kerja, sehingga mitigasinya dapat dijalankan secara efisien dan efektif. Sebagai intermediari, bank mengandung risiko yang sangat besar, karena highly leveraged sehingga layak untuk diatur dengan saksama (highly regulated) untuk menjaga kepentingan investor dan perekonomnian secara umum. Oleh karena itu, bank perlu mengembangkan ragam metodologi untuk mengelola ragam risiko bank sehingga profitabilitas bank meningkat dan stabil untuk keberlangsungan jangka panjang.

    MANFAAT

    1. Memahami perlunya regulasi perbankan, keterkaitDasar-Dasar Manajemen Risikoan antara risiko dengan persyaratan modal minimum dan kerangka kerja regulasi berbasis risiko.
    2. Memahami dasar-dasar mengenai jenis risiko utama yang melekat pada industri perbankan.
    3. Memahami pengawasan bank, pengungkapan informasi pasar dan regulasi perbankan di Indonesia.
    4. Mampu menyelesaikan ujian yang diseleng-garakan oleh BSMR.

    MATERI

    1. Karakteristik risiko dan regulasi perbankan
    2. Evolusi manajemen risiko dan regulasi perbankan
    3. Perkembangan pengawasan berbasis risiko
    4. Karakteristik risiko pasar dan risiko treasury
    5. Karakteristik risiko kredit
    6. Karakteristik risiko operasional
    7. Pengantar supervisory reviewdan persyaratan pengungkapan bagi bank
    8. Tata kelola (corporate governance) bagi bank
    9. Kerangka kerja regulasi di Indonesia

    TRAINING

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan E-BANKING (ATM & EDC): OPTIMALISASI FITUR ELEKTRONIK PERBANKAN

    Pelatihan E-BANKING (ATM & EDC): OPTIMALISASI FITUR ELEKTRONIK PERBANKAN

    E-BANKING (ATM & EDC)Transaksi perbankan merupakan kebutuhan yang mengalami peningkatan cukup signifikan seiring aktifitas dunia usaha yang semakin ketat dan kompetitif. Keunggulan teknologi memiliki peran penting dalam aktifitas yang melibatkan perbankan. Melalui teknologi, nasabah semakin memperoleh kemudahan dalam melakukan kegiatan transaksi kapanpun dan dimanapun yang pada akhirnya berorientasi pada kepuasan pelanggan/nasabah. Electronic Banking, atau e-Banking merupakan teknologi dalam perbankan dimana aktivitas perbankan dilakukan melalui media internet.

    Layanan ini memungkinkan nasabah dapat melakukan hampir semua jenis transaksi perbankan melalui sarana internet, khususnya via website, seperti pengecekan rekening, transfer dana antar rekening, hingga pembayaran tagihan rutin bulanan (listrik, telepon, dsb.) melalui rekening banknya. Selain melalui sarana internet, pemanfaatan mesin ATM merupakan salah satu sarana pelayanan yang memudahkan nasabah dalam kegiatan transaksi perbankan untuk pembayaran e-Banking. Seiring dengan persaingan yang semakin ketat antar bank, kualitas pelayanan yang baik termasuk di dalamnya pelayanan ATM, merupakan sebuah tuntutan.

    Persaingan bisnis dunia perbankan di Indonesia dalam menjaring nasabah berdampak pada semakin tingginya tuntutan pelayanan yang harus disediakan oleh bank. Dengan jumlah bank dan kantor cabang yang cukup banyak dan beragamnya produk yang ditawarkan, kualitas pelayanan yang tinggi memang masih menjadi cara efektif untuk mempertahankan nasabah atau menambah nasabah baru. Bank-bank semakin bersaing dalam merebut customer dengan mengandalkan kualitas pelayanan. Selain menawarkan berbagai macam produk, peningkatan kualitas pelayanan juga dilakukan melalui perbaikan di sisi teknologi informasi untuk memenuhi kebutuhan dan kemudahan akses nasabah, yang diharapkan mampu menjaring dana masyarakat.

    Salah satu sarana pelayanan yang memudahkan nasabah dalam kegiatan transaksi perbankan adalah fasilitas mesin EDC (Electronic Data Capture), dengan memperhatikan kualitas pelayanan yang tinggi termasuk di dalamnya layanan kemudahan pembayaran adalah merupakan sebuah tuntutan. Pelatihan ini membahas berbagai kegunaan dan kelebihan mesin EDC sebagai sarana memberikan keleluasaan bertransaksi pada nasabah.

     

    TUJUAN

    Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta dapat:

    • Memahami bagaimana pemanfaatan tekhnologi e-Banking sebagai teknologi informasi dalam dunia bisnis disesuaikan dengan regulasi pemerintah
    • Memahami fitur-fitur yang ada dalam ATM dan Mesin EDC, sistem analisis dan monitoringnya
    • Mengetahui jenis-jenis masalah – masalah yang muncul dalam penyalahgunaan e-banking serta langkah – langkah yang benar dalam mengatasi fraud dan costumer complain

     

    MATERI

    1. Pengantar Teknologi Perbankan
    • Tuntutan Layanan Perbankan Modern
    • Tuntutan Informasi Perbankan Modern
    1. Pengembangan Teknologi Informasi Dunia Perbankan
    2. Regulasi Bank Indonesia & Otoritas Jasa Keuangan terkait Transaksi Elektronik Perbankan
    3. Aplikasi Teknologi Informasi Dunia Bisnis
    • E-Banking
    • E-Commerce
    • Enterprise Resource Planning (ERP)
    1. Infrastuktur Sofware, Hardware dan Jaringan
    2. Keuntungan menggunakan teknologi pembayaran e-banking
    3. Jenis Mesin ATM dan Kartu ATM
    4. Fitur Transaksi ATM
    • Aktivasi PIN
    • Cek saldo
    • Tarik Tunai
    • Transfer antar Bank
    • Pembayaran Tagihan
    1. Sistem Analisis Program (Operator, User, Bank)
    2. Sistem AMS (ATM-Monitoring System)
    3. Pengenalan Type dan Spesifikasi Mesin EDC
    4. Prosedur Pengajuan Mesin EDC oleh Pengusaha
    5. Mekanisme Penggunaan Mesin EDC
    • Mekanisme transaksi dengan kartu Debit (Kartu ATM )
    • Mekanisme transaksi dengan Kartu Kredit
    • Mekanisme transaksi dengan Kartu Prepaid
    1. Fitur Transaksi Mesin EDC
    2. Perintah bayar (Settlement)
    3. Fasilitas yang diberikan Bank Penerbit Kartu
    • International (Visa, Mastercard, Dinner Club, Amex, JCB)
    • Lokal Indonesia (BCA Card)
    1. Sistem Keamanan Data Transaksi
    2. Penyalahgunaan yang sering terjadi dalam teknologi pembayaran e-banking
    • Typo-site
    • Keylogger
    1. Prinsip Perlindungan Nasabah
    2. Studi Kasus Fraud dalam perbankan, bagaimana menghindari kejahatan dan kecurangan dalam transaksi serta hak – hak bank dalam menanganinya

     

    PESERTA

    Pelatihan ini sesuai untuk diikuti oleh para Karyawan Bank di Bagian Operasional, IT Staff, Manager, Teknisi Mesin ATM dan EDC, Divisi Pelayanan Kartu Kredit dan Debit, atau Departemen yang mengelola kas dan pemindahbukuan.

     

  • Pelatihan Dasar-Dasar Gada Pratama

    Pelatihan Dasar-Dasar Gada Pratama

    Dasar-Dasar Gada PratamaDewasa ini masih ada sekitar 40% Satpam di Perusahaan/ Instansi belum mengikuti Pelatihan Security Gada Pratama dan jelas akan ditertibkan oleh Polri (Surat Telegram Kapolri No Pol:ST/829/IX/2008 Tanggal 12 September 2008 antara lain tentang Penertiban terhadap penggunaan Seragam Satpam serta KTA Satpam). Sehingga untuk mengenakan Seragam dan atribut Satpam lainnya harus terlebih dahulu mengikuti pendidikan dan pelatihan Satpam.

    Oleh karena itu kami menyelenggarakan Diksar Security Gada Pratama yang dapat diikuti oleh Satpam yang telah bekerja atau pernah mendapatkan pelatihan di Polres, Polsek, Kamra, dari umum (min SMU/sederajat), dan lain-lain mengacu pada Skep Kapolri Nomor 18 Tahun 2006 (dengan beberapa materi tambahan yang relevan).

    MATERI

    * Tes Kesamaptaan jasmani
    * Pemeriksaan kesehatan
    * Pengenalan Lemdik
    * Tupok,Fungsi dan Peranan Satpam
    * Sikap & Prilaku Satpam
    * Etika Profesi
    * Penggunaan Alkon
    * Pertolongan Pertama Gawat Darurat
    * Interpersonal Skill
    * Psikologi Massa
    * Team Building
    * Patroli, Penjagaan, Pengaturan, Pengawalan
    * Pengenalan Senjata Api dan Bahan Peledak
    * Pengetahuan Narkotika
    * Tindakan Pertama Ditempat Perkara(TPTKP)
    * Laporan Kejadian (BAP)
    * Penangkapan dan Penggeledahan
    * Dasar-Dasar Polmas
    * Ilmu Intelijen
    * Praktek Investigasi & Diskusi
    * Bahasa Inggris
    * Pembuatan Laporan/Informasi
    * Penanggulangan bahaya Kebakaran
    * Customer Satisfaction
    * Community Development
    * Olahraga/PBB/PPM/Disiplin/Bin Jaspol
    * Tehnik Dasar Negosiasi
    * Kapita Selekta Hukum, HAM
    * JAM Pimpinan
    * Peraturan Urusan Dalam

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Alex Simon

  • Pelatihan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Cara Mengelola SDM

    Pelatihan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Cara Mengelola SDM

    Pelatihan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Cara Mengelola SDMSecara umum kepemimpinan adalah praktek dari mengorganisasi keadaan yang berhubungan dengan diri sendiri serta bawahan dan lingkungan. Eksekusi adalah ujung dari kepemimpinan. Kepemimpinan bagi para SPV atau para pemimpin baru agaknya perlu diberikan wacana dan tips dari yang paling sederhana hingga menyangkut pemikiran yang lebih dalam.

    Melalui pelatihan ini, peserta akan mendapatkan pengetahuan dalam rangka pengembangan kemampuan kepemimpinan dasar dan peningkatan keterampilan mengelola bawahan yang di rancang untuk para assistant manager dan junior manager, dalam rangka menjalankan tugas tugas unit organisasi yang dipimpin dengan baik melalui dan bersama sama dengan bawahan. Atau dengan kata lain How to get things done effectively and efficiently trought and with other people

    TUJUAN

    1. Memberikan peserta pengetahuan bagaimana cara sukses dalam memimpin diri sendiri, orang lain dan tim
    2. Memberikan peserta pengetahuan tentang bagaimana memberdayakan anak buah sehingga anak buah mampu menjalankan semua tanggung jawabnya
    3. Memberikan pengetahuan dan Pemahaman tentang bagaimana membentuk tim yang solid

    OUTLINE MATERI

    1. Karakteristik diri yang penting sebagai seorang Pemimpin
    2. Perbedaan mendasar antara kemampuan managing dan leading
    3. Pentingnya kepemimpinan di dalam organisasi
    4. Self assessment technic: Situational Leadership
    5. Kepemimpinan dalam konsep Situational Leadership & Transaction Leadership serta Transformation Leader.

    PARTICIPANTS

    1. Junior Manager
    2. Asistant Manager
    3. Supervisor
    4. Assistant Supervisor

    METHOD

    Presentation
    Discussion
    Case Study
    Evaluation

  • Pelatihan Dasar-dasar K3 (Basic Safety)

    Pelatihan Dasar-dasar K3 (Basic Safety)

    Training Dasar-dasar K3 (Basic Safety)Sesuai dengan amanat Undang-Undang No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, bahwa setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatan dalam melakukan pekerjaan dan setiap orang di tempat kerja perlu pula terjamin keselamatannya.

    Pelatihan ini akan memberi gambaran kepada para peserta tentang bagaimana mengelola lingkungan kerja yang aman, nyaman, bebas kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Serta bagaimana menerapkan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja di lingkungan kerjanya sehingga terciptanya budaya keselamatan dan kesehatan kerja yang akan berdampak berkurangnya kecelakaan kerja di tempat kerja.

    BENEFIT

    * Memahami Undang-Undang No.1 Tahun 1970
    * Memahami peraturan perundangan yang terkait dengan kegiatan K3
    * Membuat identifikasi bahaya
    * Membuat organisasi keadaan darurat
    * Mengidentifikasi alat pelindung diri yang tepat untuk kegiatan kerja

    PURPOSE

    * Kondisi dan situasi yang berbahaya
    * Perlunya Sistem Manajemen K3
    * Perlunya Organisasi K3
    * Perlunya Ahli K3 di tempat kerja

    OUTLINE

    * Peraturan Perundangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
    * Pengetahuan Dasar K3
    * Potensi Bahaya dan Risiko (Unsafe Act and Unsafe Condition)
    * Standar Penggunaan Alat Pelindung Diri
    * Pengetahuan Dasar Safety Sign, LOTO dan MSDS
    * Pengetahuan Dasar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
    * Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat
    * Kesiagaan dan Sistem Pemadam Kebakaran
    * Standar Pelaporan Kecelakaan dan Investigasi Kecelakaan

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Dasar-dasar Getaran Mesin

    Pelatihan Dasar-dasar Getaran Mesin

    Training Dasar-dasar Getaran MesinAmplitudo getaran mesin yang berlebihan akan mempengaruhi kualitas serta umur mesin tersebut, oleh karena itu amplitudo getaran mesin yang terjadi harus dibuat agar di bawah ambang batas standar yang ada. Untuk mengurangi amplitudo getaran mesin, selain diperlukan sensor dan analyzer, juga diperlukan pengetahuan yang memadai. Tanpa pengetahuan yang memadai maka analisis tidak dapat dilakukan secara maksimal. Pengetahuan dasar yang diperlukan adalah meliputi; dinamika struktur, dinamika komponen rotasi serta metode analisis sinyal getaran mesin.

    Kursus ini mengulas dasar-dasar pengetahuan yang diperlukan untuk analisis problem getaran mesin, yang meliputi; pengetahuan tentang dinamika struktur mesin rotasi maupun struktur penumpunya (resonansi dan modus getar), tentang metode pengukuran getaran mesin serta analisisnya, ciri-ciri kerusakan komponen rotasi, analisis sinyal, pengetahuan tentang sensor serta vibration analyzer, pengukuran getaran mesin di atas 20 kHz (modulasi sinyal, SPM), serta pengantar untuk analisis dan problem solving.

    TUJUAN

    Setelah mengikuti training, peserta mengerti tentang prinsip dasar pengukuran vibrasi, pengetahuan tentang kondisi struktur penumpu mesin, setting peralatan vibrasi serta analisis atas sinyal vibrasi untuk problem solving.

    PESERTA

    Operator maupun engineer yang berkecimpung di maintenance dan vibration monitoring dan analisis dan semua pihak yang ingin memahami topik ini.

    OUTLINE MATERI

    1. Pendahuluan

    * Mengapa Getaran Mesin Muncul?
    * Sejaran Pengukuran Getaran
    * Mengapa Getaran dapat Dijadikan Sebagai Tolok Ukur Kerusakan?

    2. Dasar-dasar

    * Amplitudo, Frekuensi dan Sudut Fasa
    * Displacement, Velocity dan Acceleration
    * Dinamika Struktur
    * Pengubahan Pola Dinamika Struktur (Penggeseran Frekuensi Resonansi)
    * Peredaman Getaran

    3. Pengukuran Sinyal Getaran

    * Sensor Getaran dan Prinsip Kerjanya
    * Daerah Kerja Sensor
    * Kalibrasi Sensor
    * Setup System Pengukuran Getaran
    * Signal Analyzer : FFT, Windowing, Coupling, Antialias Filter, Averaging, Measurement Unit, etc
    * Pengukuran Getaran Mesin, Setting Parameter Pengukuran
    * Jenis-jenis Tampilan Grafik : Power Spectrum, Linear Spectrum, Waterfall Diagram, Polar Plot
    * Pengolahan Sinyal Getaran Mesin

    4. Analisis Sinyal Getaran

    * Membaca Grafik Hasil Pengukuran Getaran Mesin
    * Konversi Data
    * Membuat Trending Overall dan Komponen
    * Mechanical Signature Analysis
    * Unbalance, Misalignment, Rolling Element, Gear, Belt, dll

    5.  Pengukuran Getaran Bantalan, di atas 20 kHz

    * Fenomena Kerusakan Bantalan Gelinding
    * Keterbatasan Sensor Accelerometer
    * Teknik Modulasi Sinyal, SPM
    * Acoustic Emission

    TRAINING

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Dasar-Dasar Jurnalistik

    Pelatihan Dasar-Dasar Jurnalistik

    Pelatihan Dasar-Dasar JurnalistikPelatihan jurnalistik dasar ini ditujukan bagi wartawan muda atau fresh graduate yang ingin  mendalami bidang jurnalistik, melatih peserta menjadi wartawan profesional. Dasar-Dasar Jurnalistik dalam hal keterampilan yang terpenting adalah teknik reportase, termasuk wawancara, dan penulisan berita karena berita merupakan produk utama jurnalistik sekaligus karya utama wartawan (jurnalis).

    MATERI

    1. Konsep Dasar Penulisan Berita (News)

    * Teknik Penulisan Berita
    * Penggunaan Bahasa Jurnalistik
    * Teknik Reportase dan Wawancara

    2. Praktek Penulisan Berita oleh Peserta (menggunakan komputer/laptop)

    3. Editing Berita dan Penggunaan Foto dalam Berita

    * Mengedit Naskah Berita
    * Penambahan Foto dalam Naskah Berita
    * Penambahan Fitur untuk perluasan Berita

    4. Konsep Dasar Penulisan Opini dan Artikel

    * Karateristik Opini dan Artikel
    * Teknik Penulisan Opini dan Artikel

    5. Praktek Penulisan Opini/Artikel oleh Peserta (menggunakan komputer/laptop)

    6. Editing Opini/Artikel

    7. Teknik Penulisan Fitur (Feature)

    * Karateristik Fitur
    * Struktur Tulisan untuk Fitur
    * Teknik Penulisan Fitur

    8. Kode Etik Jurnalistik

    9. Jurnalistik Online

    * Karateristik Media Online
    * Keunggulan Jurnalisme Online
    * Kiat Penulisan di Media Online

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Dasar-Dasar Auditor

    Pelatihan Dasar-Dasar Auditor

    TUJUAN

    Pelatihan Dasar-Dasar AuditorPelatihan ini akan difokuskan pada aktivitas teknis pemeriksaan yaitu program pemeriksaan, kertas kerja (audit work papers) dan laporan audit. Diharapkan para peserta akan dapat :
    * Mengetahui Proses Penyusunan dan Revisi Program Pemeriksaan
    * Menguasai Teknik, Metode dan Cara-Cara Penyusunan Kerjas Kerja Pemeriksaan (Audit Work Papers-AWP)
    * Memahami Prosedur dan Tata Cara Penyusunan Laporan Audit dan Cara Pengkomunikasian Temuan

    MATERI

    1. Audit Introduction

    2. Jenis-Jenis Audit

    3. Peran Internal Auditor Saat Menghadapi Audit Oleh Eksternal Auditor

    4. Persiapan Audit dan Survey Pendahuluan

    5. Pemahaman Internal Control dan Penilaian Resiko Kontrol

    6. Program Kerja Audit

    7. Bukti Audit

    8. Test Transaksi

    9. Temuan Hasil Audit

    10. Laporan Hasil Audit

    11. Highlight Fungsi Audit Internal Perusahaan

    * Tujuan dan Aktivitas Audit Internal Perusahaan
    * Struktur Organisasi Departemen Audit Internal
    * Job Description Auditor, Supervisor dan Manager Departemen Audit Internal
    * Kebebasan Akses dan Gerak Auditor Internal

    12. Persiapan dan Pelaksanaan Pemeriksaan Internal

    * Kegiatan Persiapan Audit Objek Tertentu
    * Kontak Awal dengan Objek Pemeriksaan dan Field Survey
    * Membuat (Merevisi) Program Audit
    * Mengumpulkan Bukti dan Fakta
    * Audit Point-Sheet Findings
    * Membuat Memo Audit Finding untuk Manajemen

    13. Menyusun Audit Workpapers (Kertas Kerja Audit)

    * Fungsi dan Isi Audit Works Papers (AWP)
    * Audit Work Papers Standards (AWP)
    * Teknik Pembuatan Audit Work Papers (AWP)
    * Referensi dari Sumber-Sumber Eksternal
    * Dokumentasi Temuan Pemeriksaan, dll

    14. Penyusunan Laporan Audit dan Rekomendasi

    * Persiapan dan Koordinasi Penyusunan Laporan
    * Komentar Manajemen atas Temuan
    * Audit Report Findings
    * Proses Penyusunan Draft Laporan
    * Laporan Akhir dan Tindak Lanjut
    * Komunikasi Personal dalam Audit

    TARGET PESERTA

    * Auditor dari Disiplin dan Latar Belakang Non-Auditing
    * Auditor Pemula/Muda
    * Manager, Supervisor dan Auditor Madya yang merasa perlu
    * Controller Assistant, Badan Pemeriksa Koperasi

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation