Tag: Jadwal Training

  • CSR As Risk Mitigation Strategy Training

    CSR As Risk Mitigation Strategy Training

    CSR As Risk Mitigation Strategy TrainingSalah satu komponen penting manajemen risiko yang harus diperhatikan oleh perusahaan adalah aspek risiko sosial (social risk assessment). Penilaian risiko sosial merupakan bagian dari manajemen risiko untuk memahami risiko yang keluar dari lingkungan sosial. Risiko sosial timbul dari ketidakpuasan dan keluhan masyarakat eksternal dan pemangku kepentingan yang timbul konflik. Persepsi dan budaya yang berbeda untuk memahami masing-masing pihak dalam beberapa hal menimbulkan konflik di antara keduanya. Kegagalan dalam mengelola masalah ini dapat memiliki biaya ekonomi yang sangat besar, secara signifikan merusak reputasi perusahaan/organisasi yang terlibat dan bahkan membuat seluruh investasi berisiko.

    Jadi, bagaimana mengidentifikasi dan mengelola isu-isu ini untuk meminimalkan konflik dan meningkatkan keuntungan dan reputasi perusahaan?

    MANFAAT

    Enrich Practical Knowledge about Social Risk Assessment :
    * Method and tool of social risk assessment how to identify early warning conflict, managing social issues
    * Develop participate and multi stakeholder of social risk assessment
    * Planning program based on social risk assessment for effective program :

    + Prevention Strategies
    + Mitigation Strategies
    + Coping Strategies

    MATERI

    * Formulate a CSR Policy
    * Map your Supply Chain
    * Perform a Risk Assessment
    * Collaborate with Supply Chain Partners to Address Risks
    * Integrate Approach in Business Processes and Monitor Progress
    * Communicate about Policies and Progress

    PESERTA

    CSR practitioners, Lecturers who are conducting Community Service (Pengabdian Masyarakat) activities, General Managers, Community Relations Managers, Community Development Managers, Public Relations Managers, Other practitioners who are interested in effectiveness of monitoring community projects or any other project

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • CSR Comdev and Stakeholders Training

    CSR Comdev and Stakeholders Training

    OUTLINE MATERI

    Pelatihan CSR Comdev and Stakeholders1. Introduction

    * Understanding of Corporate Social Responsibility (CSR)
    * The reason for the need to implement CSR
    * Benefits of CSR
    * Good Corporate Governance & CSR

    2. Implementation of CSR Programs

    * Stages of implementation of program planning, implementation, evaluation, reporting
    * Strategy implementation; determine the target audience, in cooperation with the media, event management
    * Anticipate obstacles and solutions in implementing CSR programs

    3. Hal-hal dalam Membangun Kemitraan

    * Menyatukan dan mencocokkan sasaran dari masing-masing pihak
    * Menyeleksi partner yang tepat
    * Mengembangkan rencana kerja bersama dengan obyektif yang spesifik, terukur, dan wajar.

    4. Stakeholder Engagement Strategy

    * Conduct stakeholder mapping
    * Identification of stakeholder to plan engagement
    * An effective approach in conducting engagement
    * Strategic partnership to the other stakeholder in the implementation of CSR

    5. Mengatasi Sebuah Konflik dengan Stakeholder

    * Konsep dasar konflik
    * Identifikasi konflik
    * Jenis dan sumber konflik
    * Manajemen konflik
    * Tahap penyeleseian sebuah konflik berbasis CSR dan Comdev

    6. Studi Kasus

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan CSR Communications Melalui Cyber Media

    Pelatihan CSR Communications Melalui Cyber Media

    CSR Communications Melalui Cyber MediaKonsekuensi penggunaan web dan media sosial dalam perusahaan tidak berhenti hanya pada penyampaian informasi kepada publik saja, tetapi memunculkan konsep-konsep baru dalam aplikasinya. Yang paling populer adalah munculnya istilah e-PR (Electronic Public Relations) atau Cyber PR. Pembahasan Cyber PR memang menjadi buzzword di kalangan akademisi maupun praktisi PR, namun belum mencapai kepada detail pemanfaatannya dalam berbagai aspek program PR. Salah satu aspek PR yang belum banyak diungkapkan adalah bagaimana memanfaatkan ICT untuk keperluan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

    PURPOSE

    * Peserta dapat memahami CSR Communications yang efektif
    * Public Relations dapat meningkatkan hubungan yang positif dan berkelanjutan antara organisasi dengan stakeholder melalui Cyber Media.

    OUTLINE MATERI

    * Mengenalkan CSR Communications
    * Memahami Generasi Web dan CSR
    * Menyediakan Kanal/Rubrik Sebagai Pendukung Informasi CSR dalam Web
    * Memetakan dan Menentukan Target Khalayak
    * Mengelola Pesan CSR dalam Website dan Media Sosial
    * Teknik Penulisan Online
    * Mendeteksi Komentar dan Strategi Menyikapinya
    * Mengukur Efektivitas Komunikasi di Media Sosial
    * Meningkatkan Reputasi On-Line Korporat

    TARGET

    * Public Relations/Humas
    * Corporate Communications
    * Internal/External Relations
    * Community Relations

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Cross Selling Training

    Cross Selling Training

    Pelatihan Cross SellingTeknik baru Service Experience bagi seluruh Front Liners & Support Team (Maintenance Selling, Up Selling, Cross Selling, After Sales Service). Zaman telah berubah, Service Excellence saja belum mencukupi untuk menumbuhkan loyalitas pelanggan pada perusahaan anda. Pelayanan pelanggan berperan vital dalam memastikan tercapainya kepuasan pelanggan, dan manfaat serta profit yang diperoleh dari kepuasan pelanggan tersebut.

    Memberikan pelayanan yang maksimal bagi setiap pelanggan, baik internal maupun eksternal adalah tanggung jawab seluruh staff perusahaan. Untuk memberikan pelayanan yang efektif pada setiap moments of truth, dibutuhkan kompetensi yang tepat. Pelaku service yang efektif merupakan aset utama perusahaan.

    BENEFIT

    1. Memahami paradigma mengenai bisnis & service di perusahaan
    2. Memahami moment of truth dalam pelayanan: sebelum, ketika, dan setelah pelaksanaan pelayanan (service)
    3. Mengidentifikasi moment of truth di dalam proses pekerjaan
    4. Mengidentifikasi beragam tipologi pelanggan dan teknik pendekatannya
    5. Memberikan value & benefit yang menarik untuk pelanggan, dengan menggunakan sudut pandang mereka
    6. Menguasai strategi dan teknik dalam menerima customer baik melalui telepon atau datang langsung ke outlet, sehingga mendorong terjadinya penjualan
    7. Mentransfer keahlian berkomunikasi dan keahlian membangun loyalitas pelanggan
    8. Menguasai teknik mengajukan pertanyaan kunci, guna menggali pemahaman kata-kata oleh pelanggan, sehingga dapat diperoleh informasi berkualitas dan spesifik
    9. Melatih keahlian memberikan pelayanan ekstra kepada pelanggan
    10. Memberikan kemampuan dalam menangani dan mereduksi keluhan pelanggan
    11. Menciptakan kebiasaan baru dalam mencapai kesuksesan pelayanan, hingga terjadi pembelian
    12. Mengenali tanda-tanda kepuasan pelanggan dan macam-macam jenis cross selling yang efektif
    13. Menghadapi konsumen yang kecewa dan negosiator tangguh

    OUTLINE MATERI

    1. Pelayanan yang Berorientasi Penjualan

    * Pemahaman pendekatan Sales Oriented Service (Maintenance Selling, Up Selling, Cross Selling)
    * Mengidentifikasi moment of truth di dalam proses pekerjaan
    * Memberikan value & benefit yang menarik untuk konsumen, dengan menggunakan sudut pandang mereka
    * Prinsip Pivot: dari Salesman ke Customer Buying Assistant
    * Menerapkan konsep Customer Buying Assistant
    * Mengetahui indikator kondisi sukses dan gagal di dalam memberikan pelayanan kepada customer

    2. Beragam Kebutuhan dan Tipologi Pembeli

    * Beragam situasi yang terjadi ketika pelayanan, contoh : customer komplain, marah-marah, membutuhkan informasi, membutuhkan pelayanan, dll
    * Memahami metode & teknik mengajukan pertanyaan kunci untuk menggali pemahaman kata-kata oleh konsumen, sehingga dapat diperoleh informasi berkualitas dan spesifik
    * Pengenalan 5 bahasa tubuh dan cara membacanya
    * Strategi yang diperlukan ketika pelayanan
    * Latihan : teknik negosiasi dan strategi Sales Oriented Service yang efektif
    * Latihan : teknik menghadapi konsumen yang kecewa dan negosiator tangguh
    * Latihan : teknik follow-up pasca pelayanan yang mendukung terjadinya up selling
    * Role play tiga dimensi : pembeli, penjual, observer

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Fauzan Asmara

  • Crime Prevention Training

    Crime Prevention Training

    Crime PreventionCrime Prevention Course for law enforcement professionals interested in beginning crime prevention initiatives or those interested in refreshing their knowledge. Effective Crime Prevention has been seen as a key strategy in reducing crime and violence in our communities. his comprehensive course is designed to address local community issues ranging from physical security to violence prevention. The course is tailored to the needs of today’s crime prevention and community policing practitioners, and places great emphasis on programmatic initiatives giving the practitioners the knowledge, tools and resources to do their jobs successfully.

    Crime Prevention is the anticipation, recognition and the appraisal of a crime risk and the initiation of some action to remove or reduce it. Crime Prevention means working in partnership, rather than in isolation, and working with concerned citizens to address ways to prevent crime and drug abuse. It means communities and individual citizens learning how to protect themselves and to work together to keep their neighborhoods crime and drug free. It means law enforcement working with communities, businesses, and service organizations to develop action plans based on information about crime and other problems.

    COURSE OUTLINE

    1. History Theory of Practice of Crime Prevention : Historical Overview, Theory and Practice
    2. Proffesioan Resources & Development : Community Programs, Youth Issues and Program, Crime Analysis, Crime Prevention Marketing, Presentation and Facilitation, Time Management, Identity and Nurture Potential Leaders, Challenges.
    3. Homeland Security : Emergency Response Security
    4. Physical Security : Burglary Prevention, Facility Security, Farm/Rural Crime Prevention, Loss Prevention, Crime Prevention Thorough Enviromental Design.
    5. Personal Safety and Security : Personal Safety, Crime Prevention
    for Youth,Crime Prevention for Seniors, Prevention of Cyber Crimes, Violence Prevention

    WHO SHOULD ATTEND

    1. Crime Prevention Practitoners and Loss Prevention Managers
    2. Crime & Loss Prevention Professionals Interested in Refreshing their Knowledge
    3. Community Policing Officer, DARE officers, School Resources Officers and other interested law enforcement personnel
    4. Citizens Involved in Community Policing or Crime Prevention efforts
    5. Chiefs & Sheriff’s interested in starting Crime Prevention Programs in their Communities

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by: Alex Simon

  • Pelatihan Kredit Supervisi

    Pelatihan Kredit Supervisi

    Pelatihan Kredit SupervisiIstilah kredit di dalam kehidupan masyarakat Indonesia telah dikenal luas sehingga bukan merupakan istilah yang tidak asing lagi. Dalam konteks ini, adanya kepercayaan dari pihak kreditur kepada debitur akan mengembalikan pinjamannya berikut bunganya sesuai dengan kesepakatan yang telah diperjanjikan sebelumnya. Kredit yang diberikan oleh bank kepada debitur harus melalui serangkaian proses yang disebut prosedur pemberian kredit. Agar prosedur pemberian kredit dapat berjalan dengan baik maka diperlukan penatausahaan atau manajemen yang disebut manajemen perkreditan bank.

    Kredit supervisi akan selalu dibutuhkan untuk menunjang setiap proses yang berjalan untuk mengawasi dan mengendalikan kredit, agar tidak terjadi kemacetan yang tidak diinginkan sehingga membutuhkan talenta dan skill yang mumpuni bagi setiap SDM yang mengemban tanggung jawab sebagai kredit supervisi. Training ini akan memberikan up-grade SDM yang bertanggung jawab dan juga SDM yang berkaitan dengan kredit sehingga dengan mengikuti training ini, kemampuan seorang supervisi kredit akan meningkat tinggi dan dengan waktu yang singkat.

    OUTPUT

    Setelah mengikuti program ini, para peserta diharapkan mampu mengidentifikasi
    * Faktor penyebab kemunduran kredit
    * Mengembangkan ragam pendekatan dalam mensupervisi kredit diberikan
    * Mengembangkan pola pikir dan proaktif untuk mensupervisi kredit serta memahami pendekatan yang digunakan oleh Bank Indonesia mengenai kolektibilitas

    MATERI

    * Proses manajemen kredit,
    * Kebijakan perkreditan,
    * Faktor-faktor kemunduran kualitas kredit,
    * Teknik supervisi kredit,
    * Aspek dokumentasi,
    * Aspek finansial dan aspek makro ekonomi,
    * Penilaian kualitas aktiva produktif,

    PARTICIPANT

    Karyawan Lembaga Keuangan yang ditugaskan secara khusus untuk melakukan pemantauan kredit

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Achmad Fajar

  • Pelatihan Teknik Verifikasi Kredit (Credit Verification Techniques)

    Pelatihan Teknik Verifikasi Kredit (Credit Verification Techniques)

    Credit Verification Techniques TrainingProses Analisa kredit harus dilakukan setepat mungkin untuk meminimalisir terjadinya kredit macet bagi perusahaan. Seringkali analisa kredit yang dilakukan kurang maksimal dan mendalam karena informasi yang diperoleh kurang detail, penulisan terkesan dipenuhi asumsi dan opini, kurang terstruktur, bahkan kadang membingungkan bagi bagian Verifikasi Kredit. Proses Verifikasi Kredit merupakan kelanjutan dari proses analisa kredit dan harus dilakukan oleh perusahaan pemberi kredit karena team collection yang sehebat apapun tidak akan dapat berbuat banyak terhadap hasil dari proses awal kredit yang kurang baik. Konsekuensi dari kesalahan dalam analisa kredit dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi perusahaan. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai teknik-teknik dalam verifikasi kredit sehingga dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan dalam proses analisa kredit.

    BENEFIT

    Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat :
    1. Membedakan informasi yang akurat atau tidak/membedakan data asli atau palsu
    2. Melakukan beragam teknik dan metode yang efektif dalam proses Credit Verification
    3. Mengemas pesan dengan baik ketika melakukan verifikasi dan validasi data calon customer
    4. Memberikan rekomendasi berdasarkan data dan informasi pendukung yang diperoleh sehingga memudahkan proses approval credit
    5. Membuat laporan hasil proses credit verification yang baik sehingga mudah digunakan untuk membuat keputusan

    OUTLINE MATERI

    1. Pentingnya teknik verifikasi kredit terkait legalitas data
    2. Aspek Psikologis dalam credit verification
    3. Teknik komunikasi dalam proses credit verification
    4. Teknik Verifikasi, Membaca Kebohongan Via Analisa Dokumen,
    Internet, Telpon, dan Berhadapan Langsung
    5. Teknik membangun intuisi
    6. Studi Kasus

    TARGET

    Training ini diperuntukkan bagi:
    1. Credit Surveyor, Credit Analyst, Credit Reviewer, Leasing Officer, Marketing Officer, Account Officer, Legal Staff, Relationship Manager, Branch Manager pada perusahaan jasa keuangan atau perusahaan jasa pembiayaan
    2. Praktisi, Profesional atau siapapun yang ingin menambah pengetahuan mengenai Verifikasi Kredit

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Credit Verification and Validation Techniques

    Pelatihan Credit Verification and Validation Techniques

    Pelatihan Credit Verification and Validation TechniquesProses Analisa Kredit harus dilakukan setepat mungkin untuk meminimalisir terjadinya kredit macet bagi perusahaan. Seringkali analisa kredit yang dilakukan kurang maksimal dan mendalam karena informasi yang diperoleh kurang detail, penulisan terkesan dipenuhi asumsi dan opini, kurang terstruktur, bahkan kadang membingungkan bagi bagian Credit Verification. Proses Creedit Verification merupakan kelanjutan dari proses analisa kredit dan harus dilakukan oleh perusahaan pemberi kredit karena team collection yang sehebat apapun tidak akan dapat berbuat banyak terhadap hasil dari proses awal kredit yang kurang baik. Konsekuensi dari kesalahan dalam analisa kredit dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi perusahaan. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai teknik-teknik dalam verifikasi kredit sehingga dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan dalam proses analisa kredit.

    Dalam era yang serba kompetitif saat ini, kecepatan dan keakuratan pengambilan keputusan menjadi hal yang penting untuk dipahami. Memberikan penilaian yang terlalu longgar terhadap sebuah kredit sangat berpotensi merugikan perusahaan dan tagihan tidak tertarik, lama, atau hilang, sementara terlalu kaku dalam memberi penilaian juga akan menghilangkan potensi penjualan dan keuntungan perusahaan.

    Teknik-teknik yang akan disajikan dalam pelatihan ini adalah bagian dari strategi pemasaran yang bertujuan mengendalikan A/R sejak awal investigasi dilakukan. Peserta akan menguasai beberapa teknik dasar dan lanjutan bagaimana melakukan teknik pengumpulan data, melakukan analisa kemampuan, bayaran calon pelanggan, sampai dengan melakukan evaluasi dan mengambil keputusan terhadap sebuah aplikasi kredit.

    OBJECTIVES

    Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

    1. Membedakan informasi yang akurat atau tidak

    2. Melakukan beragam teknik dan metode yang efektif dalam proses verifikasi kredit

    3. Mengemas pesan dengan baik ketika melakukan verifikasi dan validasi data calon customer

    4. Memberikan rekomendasi berdasarkan data dan informasi pendukung yang diperoleh sehingga memudahkan proses approval credit

    5. Membuat laporan hasil proses Verifikasi Kredit yang baik sehingga mudah digunakan untuk membuat keputusan

    COURSE OUTLINE

    1. Pentingnya Teknik Credit Verification

    2. Aspek Psikologis dalam Credit Verification

    3. Teknik Komunikasi dalam proses Credit Verificationo

    4. Teknik Verifikasi, Membaca Kebohongan Via Analisa Dokumen, Internet, Telpon, dan Berhadapan Langsung

    5. Teknik Membangun Intuisi

    6. Data Collection and Early Warning System

    7. Pada tahap pertama verificator akan melengkapi data dengan melengkapi seluruh data aplikasi kredit dan memvalidasi data tersebut. Selain kelengkapan data, verificator dibekali juga dengan teknik Early Warning System berupa quick evaluator techniques untuk memudahkan validasi data agar lebih akurat sedini mungkin

    8. Open Probing and Investigation Techniques

    9. Cara berkomunikasi dan pendekatan verificator yang salah bisa menyebabkan data yang dikumpulkan tidak optimal, dan potensi masalah tidak tergali dari awal. Peserta akan dikenalkan dengan teknik menggali (open probe) yang berhasil, dan teknik investigasi sederhana yang efektif dilakukan baik via telepon maupun dalam kunjungan survey

    10. 5C Credit Analysis Model and WAM Decision Making Tool

    11. Para verificator selanjutnya akan mengenal secara lebih dalam bagaimana melakukan analisis kredit yang lebih akurat dengan membagi ke dalam 5C credit analysis (Capacity, Capital, Collateral, Conditions, and Character), dan mampu melakukan analisis secara lebih detil, kemudian mengambil keputusan dengan model WAM (Weighted Average Model)

    12. Studi Kasus

    METHOD

    Pre test

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Post test

    Evaluation

  • Credit Risk Modeling Training

    Credit Risk Modeling Training

    Credit Risk1. Bank Risk Management

    * Banking Crisis
    * Role Of Banks
    * Balance Sheet Risk Management
    * Sources Of Risk
    * Risk Management Process
    * Basel II Regulation
    * Credit Risk Components
    * Credit Risk Management
    * Financial Products
    * Credit Derivatives
    * Collateralized Debt Obligations

    2. Credit Scoring

    * Introduction
    * Scoring Steps
    * Score Types
    * Application Scoring
    * Behavioral Scoring
    * Performance Window
    * Characteristic Analysis
    * Expert-guided Adjustments
    * Linear Weighting
    * Least Square Regression
    * Logistic Regression
    * Discriminant Analysis
    * Determine PD
    * Setting Cutoffs
    * Scorecard Scaling
    * Power Curve (Cumulative Accuracy Profile)
    * Gini Coefficient
    * Receiver Operating Characteristic
    * Scoring Validation
    * Stability Report
    * Delinquency Report
    * Scorecard Accuracy
    * Credit Bureaus
    * Business Objective
    * Limitations

    3. Credit Rating I

    * Introduction
    * Rating and Scoring Systems
    * Rating Terminology
    * Rating System Process
    * Rating Philosophy
    * External Rating Agencies
    * Rating System at Banks
    * Application and Use of Ratings
    * Limitations

    4. Risk Modeling and Measurement

    * Introduction
    * Determining loss due to default/downgrade
    * Estimating PD / LGD / EAD
    * LossCalc
    * Amortization vs diffusion effect

    5. KMV EDF Credit Monitor

    * Introduction
    * Measuring Probability of default
    * Loss Given Default
    * Distance to Default
    * Merton Model
    * Implied Asset Value Volatility
    * Expected Default Frequency (EDF)

    6. Portfolio Model For Credit Risk

    * Introduction,
    * Measure of Portfolio Risk,
    * Concentration and Correlation, Credit Loss Distribution,
    * Credit VaR

    + Covariance redit portfolio model using beta distribution,
    + Basel II portfolio model
    + Coherent risk measure
    + Expected shortfall
    + Stress test

    7. JP Morgan Credit Metrics

    * Introduction
    * Credit Rating Transition Matrix
    * Spread Curve
    * Present Value Revaluation
    * Incorporating Default Correlation
    * Usage of Monte Carlo Simulation

    8. Credit Suisse Credit Risk

    * Introduction
    * Credit Risk Framework
    * Building Block in CreditRisk
    * Credit Risk Loss Distribution

    9. Monte Carlo Simulation

    * Introduction
    * Random Generator
    * Probability Distribution
    * Cholesky Decomposition
    * Define Assumptions, Determine Forecast Variables
    * Calculate credit loss distribution using default mode model
    * Credit VaR vs expected shortfall

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Credit Risk, Receivable, and Corporate Collection Management Training

    Credit Risk, Receivable, and Corporate Collection Management Training

    Corporate collection managementMembekali peserta dengan teknik yang aplikatif dalam menganalisa faktor-faktor resiko kredit melalui pemahaman calon customer, apa saja yang perlu diketahui, bagaimana caranya dan bagaimana menarik kesimpulan dari analisa tersebut.

    COURSE OUTLINE

    1. Credit Risk Management
    2. Receivable Management
    3. Corporate Collection Management

    TRAINING METHOD

    Pre test

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Post test

    Evaluation

  • Credit Risk Scoring for Consumer Loan Training

    Credit Risk Scoring for Consumer Loan Training

    Credit Risk Scoring for Consumer LoanSalah satu input penting ketika credit risk scoring adalah tingkat kemungkinan (likelihood) gagal bayar suatu eksposur kredit untuk jangka waktu tertentu, yang sering disebut dengan perkiraan frekuensi gagal bayar (expected default frequency). Piranti analitis yang paling lazim digunakan untuk melakukan estimasi tersebut adalah credit risk scoring model. Credit scoring selain sebagai saringan filter calon debitur yang disesuaikan dengan )dapat juga digunakan untuk melakukan segmentasi debitur berdasarkan profil risiko masing-masing debitur.

    BENEFIT

    * Memahami manfaat credit risk scoring dalam keputusan kredit
    * Mengetahui teknik-teknik yang dapat dipakai dalam membangun credit risk scoring model
    * Mendapatkan pengetahuan praktis tentang cara mengembangkan credit risk scoring
    * Mengetahui cara mengimplementasi dan mereview kinerja credit risk scoring

    OUTLINE MATERI

    1. Secured Lending : KPR

    * Pengertian secured lending
    * Siklus kredit KPR
    * Penilaian agunan
    * Konsep Dasar dan Penerapan Credit Risk Scoring
    * Pengertian dan Manfaat Credit Risk Scoring bagi Institusi Keuangan
    * Berbagai Jenis Credit Risk Scoring

    2. Credit Risk Scoring Development

    * Jenis Credit Risk Scoring: Generic dan Customized
    * Pendekatan Statistik untuk Mengembangkan Credit Risk Scoring
    * Pendekatan Non-Kuantitatif (Attribute Analysis)

    3. Permasalahan dalam Mengembangkan Credit Risk Scoring

    * Pemilihan Sample
    * Data Karakteristik yang Tersedia
    * Penentuan Debitur Baik dan Buruk
    * Implementasi, Monitoring, dan Mengevaluasi Kinerja Credit Risk Scoring

    4. Contoh Kasus Pengembangan Credit Risk Scoring

    PARTICIPANT

    Analis Kredit, Analis Risiko, Audit Internal

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Surach Winarni

  • Pelatihan Credit Risk and Credit Remedial

    Pelatihan Credit Risk and Credit Remedial

    Credit Risk and Credit RemedialBerkembangnya manajemen risiko di dalam industri jasa keuangan menunjukkan semakin kompleks permasalahan yang harus dihadapi. Jasa keuangan harus melakukan pengelolaan risiko kredit guna meminimalkan potensi kerugian. Melemahnya ekonomi nasional di tahun 2015 ini, menempatkan jasa keuangan pada posisi sulit. Hal tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya non performing loan atau non performing financing. Guna meminimalisasi potensi kerugian tersebut, industri jasa keuangan harus memiliki strategi yang dapat diimplementasikan secara tepat untuk mengatasi kredit bermasalah, salah satunya dengan restrukturisasi kredit. Restrukturisasi kredit membutuhkan pola penanganan dengan specific skill, independen, dan memiliki daya evaluasi dan financial projection yang kuat.

    OUTLINE MATERI

    1. Credit Risk dan Pemetaan Permasalahan

    2. Modelling Tingkat Credit Risk :

    * Memilih Asumsi-asumsi yang telah Diuji
    * Formulasi Model Sistem Analisa Kredit
    * Credit Scoring Berbasis Ms.Excell

    3. Alternatif Strategi Penyelamatan Kredit Secara Restrukturisasi

    4. Restrukturisasi Kredit : Tata Cara Perhitungan Penurunan Suku Bunga Kredit, Perpanjangan Jangka Waktu Kredit, Pengurangan Tunggakan Bunga Kredit

    5. Analisa Restrukturisasi Kredit

    6. Tahapan Pelaporan Restrukturisasi Kredit

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Bambang Kesit and Team

  • Credit Risk Management Training

    Credit Risk Management Training

    Dengan perkembangan ekonomi yang semakin cepat, kompleks, dan terintegrasi dengan negara lain menyebabkan kondisi ekonomi akan sangat rentan untuk bergejolak. Yang tentunya akan berdampak terhadap kualitas kredit suatu bank. Kegagalan bank dalam mengantisipasi risiko terutama risiko kredit dapat menyebabkan kerugian cukup besar bagi bank. Sangatlah penting bagi suatu bank untuk dapat mengidentifikasi, mengukur, memonitor dan mengontrol tingkat risiko tersebut sehingga dapat mengurangi tingkat kerugian (loss) dan mengurangi biaya kredit (credit cost).

    BENEFIT

    * Memahami konsep Manajamen Risiko secara umum dan Risiko Kredit secara khusus
    * Mempelajari bagaimana bank mengelola Risiko Kredit (Kebijakan Risiko Kredit, Metodologi Dan Infrastruktur)
    * Menguasai cara menghitung Risiko Kredit (Credit Scoring, Migration Analysis, Credit Portfolio Model)
    * Memahami bagaimana membangun model Stress Testing
    * Melakukan Risk Assessment dan Memitigasi Risiko kredit
    * Membuat Proyeksi Tingkat NPL di masa yang akan datang

    MATERI Training Credit Risk Management

    1. Pengantar Credit Risk Management

    * Mengapa Bank Memerlukan Risk Management
    * Definisi Manajemen Risko

    2. Bagaimana Bank Mengelola Risiko Kredit?

    * Infrastruktur
    * Metodologi
    * Kebijakan Kredit

    3. Bagaimana Menghitung Risiko Kredit?

    * Credit Scoring, Credit Migration, Credit Portfolio Model, Credit Exposure Model
    * Parameter Risiko (PD, LGD dan EAD)

    4. Implikasi Faktor Risiko

    * Jenis Faktor-faktor Risiko
    * Bagaimana Membangun Stress Testing Model dan Menyikapi hasil Stress Testing tersebut
    * Berapa Besar Dampaknya Terhadap Pencadangan Kerugian Kredit (PPAP)

    5. Studi Kasus : Risk Assessment Pada Personal Loan (KTA)

    * Penilaian Risiko (Risk Assessment)
    * Mitigasi Risiko

    6. Proyeksi Tingkat NPL

    * Menggunakan Faktor Makroekonomi
    * Net Flow Analysis (Migration Rate)
    * Vintage Analysis

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Credit Analysis, Monitoring and Problem Solving Training

    Credit Analysis, Monitoring and Problem Solving Training

    Peran Credit Analysis sangatlah penting dalam mempertahankan tingkat risiko kredit/piutang. Untuk dapat melakukan analisa kredit yang baik dibutuhkan kemampuan menganalisa dan kemauan membayar dengan menganalisa karakter, laporan keuangan, operasional, kondisi bisnis termasuk analisa rekening dan proyeksi laba rugi bagi pemberian kredit perseorangan, perusahaan dan pengusaha (self employed).

    MANFAAT

    1. Memahami peran, tugas dan fungsi credit analysis
    2. Memahami aspek utama dalam credit analysis
    3. Memahami teknik dalam menganalisa laporan keuangan
    4. Menguasai teknik dalam menilai karakter
    5. Tehnik menganalisa rekening dan estimasi laba rugi
    6. Teknik praktis dalam melakukan interview, kunjungan, meminta referensi dan bisnis checking
    7. Menguasai teknik dan strategi dalam memonitor dan mengevaluasi kredit yang sedang berjalan
    8. Menguasai strategi dalam mengatasi kredit yang bermasalah

    MATERI

    1. Fundamentals of Credit Risk Management

    * Profitability vs Risk
    * Hubungan Baik, Kelangsungan Bisnis dan Risiko Kredit
    * Faktor Utama Penyebab Kredit Macet Analisa Rekening dan Estimasi Laba Rugi
    * Matriks Analisa Kredit
    * Piranti Analisa Kredit: Analisa Laporan Keuangan, Analisa Rekening, Estimasi Laba Rugi, Kunjungan, Referensi dan Checking

    2. Six’s of Credit Analysis

    3. Analisa Rekening dan Estimasi Laba Rugi

    * Memahami Karakter Bisnis dan Pola Transaksi Rekening
    * Mendeteksi Rekayasa Rekening (Fisik dan Transaksi)
    * Teknik Menganalisa Kemampuan Membayar dari Rekening
    * Mengestimasi Laba Rugi

    4. Financial Statement Analysis

    * Memahami Bentuk dan Karakteristik Laporan Keuangan
    * Teknik Cepat Mendeteksi Permasalahan dari Laporan Keuangan
    * Analisa Rasio dan Cash Flow
    * Menentukan Kemampuan Membayar
    * Memahami Permasalahan Financial di Masa yang Akan Datang

    5. Qualitative Analysis

    * Analisa Karakter dan Kemauan Membayar
    * Teknik Interview, Referensi, Kunjungan dan Bisnis Checking
    * Teknik Analisa Bisnis

    + Management
    + Operating, Capital and Corporate Finance Strategies
    + Competitive Advantages & Cost Position
    + Product/Service
    + Customer/Supplier Concentration

    * Analisa Faktor Eksternal
    * Teknik Praktis Analisa Kualitatif (Check List Pertanyaan)

    6. Writing an Effective Credit Review

    7. Monitoring Credit

    * Teknik Mendeteksi Lebih Dini Permasalahan Kredit (Warning Signals)
    * Faktor-faktor Utama yang Harus Diperhatikan
    * Financial Distress

    8. Debt Management Skills

    * Analisa Kredit Macet dan Penyelesaiannya
    * Aspek Legal yang Harus Diperhatikan

    9. Case Study: Analisa Laporan Keuangan, Analisa Rekening, Estimasi Laba Rugi dan Analisa Kualitatif

    PESERTA

    Peserta yang diharapkan mengikuti training ini adalah Staff dan Manajer dari Unit Kerja Perkreditan, Risk Management, Penyehatan Kredit/Restructuring, Credit Operation, baik Staff maupun Manajer serta pihak-pihak lain yang berkepentingan.

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Credit Collection : Aspek Hukum, Praktek dan Strategi Penyelesainnya

    Pelatihan Credit Collection : Aspek Hukum, Praktek dan Strategi Penyelesainnya

    1. Aspek-Aspek Hukum Dalam Upaya Mengatasi Kredit Bermasalah
    2. Permasalahan Umum Credit Collection
    3. Status Hukum Perjanjian Kredit
    4. Cara-Cara Kredit Collection
    5. Upaya Mengatasi Kesulitan Dan Mengamankan Kredit Dalam Perdagangan
    6. Upaya Penyelamatan Kredit Perbankan
    7. Beperkara Di muka Pengadilan Dalam Kasus Kredit
    8. Penyelesaian Credit Collection Internasional
    9. Eksekusi Jaminan
    10. Studi Kasus Credit Collection

    PARTICIPANTS

    1. Credit Control Manager & Officer
    2. Commercial Credit & Collection Manager
    3. Credit & Marketing Officer
    4. Legal Head Division
    5. Finance Director
    6. Executive Secretary
    7. Export/Import Manager
    8. Finance & Administration Manager
    9. Accountant
    10. Marketing Manager & Officer
    11. Sales Manager/Executive
    12. Legal Advisor
    13. Banker
    14. General Manager dan semua pihak yang ingin mengetahui Aspek hukum, praktek & Strategi Penyelesaian Credit Collection.

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation