Tag: Dikat SDM

  • Pelatihan Creative Problem Solving and Decision Making

    Pelatihan Creative Problem Solving and Decision Making

    1. Memahami cara menganalisis masalah secara efektif
    2. Mampu mengidentifikasi penyebab terjadinya masalah secara sistematis
    3. Memahami faktor-faktor yang menghambat kreativitas
    4. Mampu mengembangkan alternatif problem solving secara kreatif
    5. Mampu mengambil keputusan secara tepat

    MATERI

    1. Kualitas Berfikir Sistematis

    * Analisis masalah secara kritis
    * Membatasi masalah
    * Masalah yang perlu dipecahkan
    * Mencari sebab yang paling mungkin

    2. Perumusan Masalah

    * Identifikasi masalah yang ada di tempat kerja
    * Memilih dan memilah masalah
    * Menentukan masalah yang prioritas

    3. Analisis Keputusan

    * Langkah-langkah dalam pengambilan keputusan

    4. Menggunakan Kreatifitas dalam Pengambilan Keputusan

    * Pengertian kreatifitas
    * Karakteristik orang yang kreatif
    * Proses berfikir kreatif vs sistematis

    5. Teknik Meningkatkan Kreatifitas

    * Hambatan dalam kreatifitas
    * Teknik meningkatkan kreatifitas

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Creative Leadership for Better Result

    Pelatihan Creative Leadership for Better Result

    Untuk menjadi pemimpin yang sukses dalam organisasi saat ini, Anda harus melakukan lebih dari sekadar memimpin. Pemimpin harus kreatif, inovatif dan bersemangat untuk menginspirasi tim untuk bekerja sama, memecahkan masalah secara kreatif dan mencapai peningkatan yang luar biasa dalam produktivitas. Kami telah merancang pelatihan dan teknik yang menginspirasi, menantang, melatih, serta memicu karyawan Anda untuk secara konsisten mengungguli diri sendiri.

    PURPOSE

    * Mengenal kapasitas diri sebagai leader dan aplikasinya dalam memimpin tim
    * Menyadari karakteristik pemimpin efektif yang mampu menjadi panutan dan memiliki kendali atas timnya
    * Memahami fungsi managerial dan peranan pemimpin unit kerja dalam mengorganisir, menggerakkan dan memonitor aktifitas kerja tim guna pencapaian target kerja
    * Mampu mengaplikasikan cara memimpin sebuah unit kerja secara efektif dalam setiap proses kerja dan beberapa kasus pekerjaan sehari-hari
    * Mampu mengaplikasikan metode-metode yang diajarkan di lapangan dengan mudah
    * Para peserta mampu melakukan pendelegasian tugas dengan langkah-langkah yang mudah dipahami bawahan sehingga tugas yang diberikan tercapai
    * Para peserta akan mampu mengaplikasikan metode-metode yang diajarkan di lapangan dengan mudah
    * Mampu melakukan coaching terhadap bawahan & melakukan counseling untuk menyelesaikan permasalahan

    OUTLINE MATERI

    1. Paradigma dan Gaya Creative Leadership
    2. Memahami Aspek Psikologis Bawahan Manusia Lain Pada Umumnya
    3. Sikap Mental Kreatif dalam Memimpin dan Mengambil Keputusan
    4. Tehnik Komunikasi Praktis Kepemimpinan Operasional : Menciptakan Wibawa dan Ketegasan Sebagai Pemimpin Lapangan
    5. Pengelolaan Tim dan Metode Menciptakan Team Work yang Solid
    6. Teknik Mengelola Mental Block bagi Seorang Pemimpin
    7. Motivasi Guna Menjadi Leader yang Unggul

    TARGET

    Supervisor, Manajer dan Para Profesional yang ingin meningkatkan kemampuan managerial-nya

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Creative Cash Flow Reporting Training

    Creative Cash Flow Reporting Training

    Pelatihan ini bertujuan untuk mengidentifikasikan langkah-langkah umum yang digunakan untuk menghasilkan jumlah arus kas yang menyesatkan, menunjukan bagaimana menyesuaikan laporan arus kas agar analisisnya lebih efektif, dan bagaimana menggunakan operating cash flow untuk mengungkapkan pendapatan. Dengan pelatihan ini diharapkan peserta mampu menyajikan laporan arus kas yang menunjukan kinerja keuangan secara berkesinambungan dan menghindarkan terjadinya laporan arus kas yang menyesatkan pangambil keputusan.

    MATERI

    * Struktur Atas Laporan Cash Flow
    * Metodologi Laporan Cash Flow
    * Pajak Penghasilan dan Laporan Arus Kas
    * Mengukur Arus Kas yang Berkelanjutan
    * Menggunakan Arus Kas Operasi untuk Mendeteksi berbagai Permasalahan Pendapatan
    * Analisis Arus Kas Operasi
    * Memahami Arus Kas Bebas

    PESERTA

    Manajer Keuangan, Akunting, Supervisor, Pemimpin/Pemilik Perusahaan, Internal Auditor/Controller, Eksekutif/Staf Profesional Perusahaan lainnya

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Creative Promotion and Sales Campaign Management

    Pelatihan Creative Promotion and Sales Campaign Management

    Persaingan bisnis yang tak terelakkan, menuntut para pelaku yang berkecimpung di dalamnya memutar otak agar bisa tetap bertahan. Melakukan banyak promosi agar menarik minat konsumen, ternyata juga tak boleh dianggap enteng. Promosi yang tak hanya menarik, tetapi saat ini haruslah kreatif. Sebab jika Anda merencanakan strategi promosi yang biasa saja atau sama dengan kompetitor Anda, maka dampak penjualan Anda juga biasa atau tidak signifikan. Yang malah terjadi Anda mengalami kerugian akibat biaya tambahan seperti biaya promosi tersebut.

    Untuk menghindari hal tersebut, pelatihan Creative Promotion and Sales Campaign Management akan membahas bagaimana promosi yang kreatif, baik secara off line atau pun on line. Juga bagaimana mengelola kampanye penjualan yang efektif, mulai dari berapa banyak materi yang dibutuhkan, channel yang akan digunakan, sifat dari setiap penawaran khusus, berapa lama akan berjalan, dan tujuan tambahan dan bonus untuk tim penjualan.

    BENEFIT
    1. Mampu mendesain strategi branding untuk produk yang dimiliki perusahaan dengan optimal.
    2. Mampu mengelola sales campaign dengan efektif, untuk Product Launch Campaign, Revenue Enhancement Campaign, Inventory Clearance Campaign, Brand Building Campaign, Customer-base enhancement campaign, dan New office or outlet campaign.
    3. Mampu menentukan strategi promosi di saluran distribusi dan area geografis yang efektif untuk setiap brandnya.
    4. Mampu merencanakan strategi aktivitas promosi above the line (on-line) dan below the line (off-line).
    5. Mampu mengalokasikan budget promosi dengan tepat sehingga dapat menentukan strategi promosi yang tepat dan efisien guna memenangkan pasar dan meningkatkan penjualan.

    MATERI

    1. Bagaimana Membuat Strategi Promosi Kreatif yang Sesuai Dengan Target dan Sebagai Panduan Penyusunan Budget Promosi

    * Memahami aktivitas promosi yang kreatif, efektif, dan inovatif guna mencapai target.
    * Panduan melakukan brand activity: When,Why dan How
    * Cara melakukan Studi Banding (Benchmark) dalam brand activity
    * Promosi sebagai bagian dari Rencana Pemasaran:

    2. Merencanakan Strategi Aktivitas Promosi Above The Line Dan On-line Promotion Serta Budgetnya

    3. Merencanakan Strategi Aktivitas Promosi Below The Line Dan Off-line Promotion Serta Budgetnya

    * Pemahaman tentang apa itu promosi Below The Line (BTL) dan off-line promotion.
    * Menyusun bahan promosi Below The Line (BTL) dan off-line promotion yang informatif dan memberikan wawasan, guna meningkatkan strategi promosi.
    * Standar penyelenggaraan event penunjang promosi below the line (BTL) yang efektif dan kreatif.
    * Standar pameran setiap skala dan ukuran daerahnya.
    * Bagaimana merancang aktivitas promosi below the line brand image vs Aktivitas hard selling.
    * Bagaimana mendesain aktivitas promosi guna menunjang strategi promo.
    * Pemanfaatan komunitas terkait, sebagai mitra kegiatan promosi.
    * Merancang kerjasama promosi dengan dinas, pelaku ekonomi, institusi (LSM), lembaga donor dan produk swasta (brand) lain dalam aktivitas barter promosi.
    * Rencana Budget: bagaimana menentukan budget yang efisien dalam promosi.

    4. Tahapan dalam Sales Campaign Management Yang Kreatif

    * Initiation of the sales campaign.
    * Sales Campaign Design.
    * Sales Campaign Preparation.
    * Sales Campaign Launch and execution.
    * Sales Campaign closure.
    * Post Campaign follow-up.

    5. Latihan dan Praktik Mendesain Aktivitas Promosi Dan Sales Campaign Yang Kreatif Guna Menunjang Strategi Promo

    TARGET

    Branch Manager, Marketing Communication & Promotion di beragam perusahaan, Humas.

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Jenu Widjaja

  • Creative Thinking Technique Training

    Creative Thinking Technique Training

    * Think more creatively
    * Generate more original ideas
    * Use a number of different techniques for problem solving
    * View problems and decisions from different perspectives
    * Use a number of techniques for product and service innovation
    * Encourage a culture of innovation in your organisation

    OUTLINE

    * Self awareness
    * Getting to know your mind
    * Creative thinking and the creative process
    * Key elements that promote innovation in a workplace
    * Analyzing own work unit to determine whether it currently promotes innovation
    * How to understand and apply techniques for promoting creativity and innovation
    * Mastering relationships for innovation
    * Problems Solving
    * Develop a plan for innovation
    * Lead a team through a Creative Thinking Process
    * Organisational structure, process and governance for innovation

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Fauzan Asmara

  • Costumer Service Technique Training

    Costumer Service Technique Training

    Pelatihan Costumer Service Technique ini akan mengarahkan peserta agar mampu menjawab tuntutan keadaan yang‚ sekarang makin banyak dirasakan perusahaan, yaitu :‚ Costumer semakin jeli dan kritis, baik terhadap produk maupun jasa yang ditawarkan.

    MANFAAT YANG DIPEROLEH

    Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan memperoleh manfaat :
    1. Mampu mengenal dan mengembangkan citra diri yang merupakan modal dasar bagi suatu proses pelayanan.
    2. Mengetahui dasar-dasar komunikasi, motivasi dan kerjasama.
    3. Mengetahui kaidah-kaidah pokok pelayanan.
    4. Memahami pentingnya sikap dan perilaku yang diperlukan dalam memberikan pelayanan.
    5. Mengenal berbagai tipe dasar dari pelanggan dan gaya kerja pribadi.
    6. Mengetahui cara-cara berbicara konstruktif dan cara menyimak aktif.

    CAKUPAN MATERI

    1. Johari Window.
    2. Komunikasi
    3. Transaksional Analisis
    4. Motivasi
    5. Kerjasama
    6. Kaidah pokok pelayanan
    7. Tipe dasar Pelanggan
    8. Gaya kerja pribadi
    9. Berbicara konstruktif dan menyimak aktif.
    10. Customer Oriented Attitude

    SASARAN PESERTA TRAINING

    * Seluruh tenaga yang memiliki tugas untuk berhubungan dengan fihak lain (di luar perusahaan).
    * Semua pimpinan yang mengkoordinasikan petugas-petugas yang berhubungan dengan fihak luar perusahaan.
    * Tenaga-tenaga Front Office/Receptionist/Operator maupun tenaga yang bertugas memberikan layanan purna jual.

    TRAINING METHOD

    Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation

  • Creative Accounting & Tax Planning sebagai Strategi Efisiensi Pengelolaan Pajak

    Creative Accounting & Tax Planning sebagai Strategi Efisiensi Pengelolaan Pajak

    DESCRIPTION & OBJECTIVES

    1. Apa dan bagaimana creative accounting dapat dilakukan :

    1. Creative accounting dalam Laporan Keuangan
    2. Bagaimana creative accounting dapat mempengaruhi arus kas dan laba bersih

    2. Gambaran Tax Planning Secara Umum :

    1. Identifikasi dan solusi Permasalahan dalam Perencanaan Pajak
    2. Tax Planning PPN, PPh, dan Withholding Tax
    3. Diskusi dan Studi Kasus

    TIM INSTRUKTUR

    Kegiatan training dan konsultansi dikelola oleh para tenaga ahli dan instruktur yang berpengalaman dan berkompeten di bidangnya. Ini akan menjadi kunci bagi suksesnya aktivitas training dan konsultansi yang dijalankan. Juga menjadi kunci bagi perkembangan perusahaan anda di masa depan.

    TRAINING METHOD

    Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation

  • Creative and Innovative Thinking Training

    Creative and Innovative Thinking Training

    Tuntutan bisnis saat ini menuntut adanya perubahan yang dinamis, terutama untuk terus beradaptasi dengan dinamisnya perubahan ekspektasi pelanggan. Untuk menjawab tuntutan tersebut, organisasi bisnis perlu memunculkan inovasi-inovasi yang lingkupnya dapat saja meliputi proses, produk, pelayanan atau bahkan model bisnis baru. Hal tersebut didukung oleh hasil survey MoSTI yang menunjukkan bahwa pada abad 21, perusahaan yang sukses dalam bisnis apabila bisnisnya berbasiskan inovasi, seperti Apple, Microsoft, 3M, dll.

    Inovasi adalah proses berpikir sistemik, mulai dari Pola Berpikir Kreatif sampai dengan proses menerjemahkan gagasan-gagasan kreatif menjadi suatu bentuk inovasi yang bermanfaat. Proses berpikir inovasi umumnya mengalami banyak hambatan, baik yang dating dalam diri dan kebiasaan berpikir individu maupun lingkungan organisasi. Oleh sebab itu, para pelaku organisasi dan karyawan harus memahami hambatan-hambatan tersebut untuk kemudian menguasai pola pikir baru yang kreatif dan inovatif.

    Pelatihan ini Creative and Innovative Thinking akan mengajak peserta untuk memahami :pola piker kreatif, teknik merangsang munculnya ide-ide kreatif, penggunaan teknik-teknik berpikir kreatif, dan langkah-langkah terapan untuk memonitor pelaksanaan proses inovasi ditempat kerja. Selain itu para peserta akan diajak untuk mampu berpikir kreatif dan menerapkannya melalui pelatihan yang sifatnya:
    1. Practical karena dilengkapi dengan form yang langsung dapat digunakan dan contohnya kasus di pekerjaan
    2. Inspiring dimana cara penyampaian instruktur akan membuat peserta tergerak untuk menerapkannya di pekerjaan
    3. Enjoyable dengan metode instruktur yang akan membuat pelatihan diselingi aktivitas yang sifatnya fun, sehingga peserta relaks dan antusias selama pelatihan

    BENEFIT

    Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu:
    1. Memahami perbedaan keguanaan otak kiri dan otak kanan
    2. Memahami kekuatan diri untuk menjadi orang kreatif
    3. Merencanakan pemunculan ide kreatif secara terstruktur
    4. Mengidentifikasi masalah ditempat kerja dan diselesaikan secara kreatif

    OUTLINE MATERI

    1. Apakah saya termasuk orang kreatif (Uji Kreatif diri)

    2. Perbedaan kreatif dan inovatif

    3. Kombinasi otak kiri dan kanan untuk memunculkan ide kreatif

    4. Mental blocks and Self Limiting habits

    5. 5 Tahap pemunculan ide kreatif :

    * Identification,
    * Exploring (Out of the box thinking),
    * Incubation,
    * Illumination,
    * Evaluation
    * Disertai latihan

    6. Model teknik berpikir kreatif :

    * Brainstorming, Attribute Listing, Force Relationship, Scamper, Random words
    * Disertai latihan

    7. 4 Tahap proses inovasi (Michael Steinlegh) :

    * Begin the innovation,
    * Develop a business effective strategy,
    * Apply the business development,
    * Decline

    8. Individual skill practice : mangambil satu permasalahan pekerjaan untuk diselesaikan dengan pemikiran kreatif dan inovatif

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Ratna S

  • Pelatihan Creative Accounting and Tax Planning sebagai Strategi Efisiensi Pengelolaan Pajak

    Pelatihan Creative Accounting and Tax Planning sebagai Strategi Efisiensi Pengelolaan Pajak

    Pelatihan Creative Accounting sebagai Strategi Efisiensi Pengelolaan Pajak ini membahas secara sistematis berbagai strategi yang dapat diterapkan oleh wajib pajak agar efisien dalam pengelolaannya. Sehingga tidak terjadi kerugian baik yang ditanggung oleh wajib pajak maupun oleh negara. Dengan mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan akan mengetahui bagaimana memanfaatkan peraturan pajak yang ada untuk meminimalkan beban pajak perusahaan.

    MATERI

    * Sistem Hukum dan penafsiran peraturan pajak
    * Perencanaan dan pengendalianPerpajakan
    * CreativeAccounting sebagai Strategi Efisiensi
    * Creative Accounting dalam LaporanKeuangan
    * Bagaimana creative accounting dapat mempengaruhi arus kas dan laba bersih
    * Gambaran Tax Planning Secara Umum
    * Identifikasi dan solusi Permasalahan dalam Perencanaan Pajak
    * Tax Planning PPN, PPh, dan Withholding Tax
    * Diskusi dan Studi Kasus

    PARTISIPANT

    Staf perpajakan, departemen keuangan dan akuntansi dari level
    supervisi hingga manajer.

    METHOD

    Presentasi

    Diskusi

    Studi kasus

    Evaluasi

  • Pelatihan Creative Accounting and Tax Planning

    Pelatihan Creative Accounting and Tax Planning

    Dalam membentuk sebuah perusahaan yang sehat, para pelaku perusahaan harus mengerti dan memahami dasar-dasar manajemen yang dalam hal ini adalah paham dalam hal pengaturan keuangan perusahaan. Pelaku perusahaan, khususnya seorang akuntan harus memahami tentang perpajakan supaya lebih mudah dalam menghitung dan menganalisa pajak. Ketika akuntan sudah memahami perlakuan pajak dengan baik, tax planning (perencanaan pajak) akan bisa diterapkan secara optimal. Tax planning merupakan langkah awal dalam manajemen pajak (sarana untuk memenuhi kewajiban perpajakan dengan benar tetapi jumlah pajak yang dibayarkan dapat ditekan serendah mungkin untuk memperoleh laba dan likuiditas yang diharapkan).

    Langkah selanjutnya adalah pelaksanaan kewajiban perpajakan (tax implementation) dan pengendalian pajak (tax control). Pada tahap perencanaan pajak ini dilakukan pengumpulan dan penelitian terhadap peraturan perpajakan. Tujuannya agar dapat diseleksi jenis tindakan penghematan pajak yang akan dilakukan, Pada umumnya penekanan perencanaan pajak (tax planning) adalah untuk meminimumkan kewajiban pajak. Semakin baik pemahaman pajak, semakin baik pula penerapan tax planning dalam praktek.

    Tax Planning akan lebih optimal jika dikaitkan dengan pemahaman yang baik terhadap standar akuntansi. Pemahaman yang baik ini akan berefek positif pada creative accounting, namun dari sisi negatifnya hal tersebut dapat berakibat pada aggresive accounting. Seorang akuntan sering memanfaatkan suatu peristiwa yang belum diatur atau belum memiliki ketetapan dalam standar akuntansi, dan aktifitas inilah yang disebut sebagai Creative Accounting.

    Ketika sudah memahami perlakuan akuntansi sesuai bidang usaha wajib pajak tersebut, creative accounting bisa diterapkan secara optimal, karena creative accounting lahir dari kejelian dalam menerapkan metode akuntansi yang diperkenankan oleh standar akuntansi. Semakin baik pemahaman akuntansi, semakin baik pula penerapan creative accounting-nya. Namun dalam perkembangannya, aktifitas creative accounting sering diartikan sebagai upaya untuk memanipulasi laporan keuangan dengan tujuan tertentu. Oleh karena itu, setiap pihak perlu mengetahui bahwa sebenarnya creative accounting dibenarkan dan dilegalkan sepanjang tidak menyalahi standar akuntansi yang berlaku umum dan perusahaan dapat menerapkannya.

    Ada kalanya tax planning akan sejalan dengan creative accounting ketika tujuannya adalah menghemat pajak dengan cara mengurangi laba. Di sisi lain, tax planning berbanding terbalik dengan creative accounting ketika creative accounting diterapkan untuk meningkatkan laba entitas yang juga menjadi wajib pajak. Umumnya tax planning merujuk kepada proses merekayasa usaha dan transaksi Wajib Pajak supaya utang pajak berada dalam jumlah yang minimal tetapi masih dalam bingkai peraturan perpajakan. Namun demikian, tax planning juga dapat berkonotasi positif sebagai perencanaan pemenuhan kewajiban perpajakan secara lengkap, benar dan tepat waktu sehingga dapat menghindari pemborosan sumber daya secara optimal.

    Pelatihan ini dirancang untuk membantu perusahaan memahami variasi teknik creative accounting sebagai langkah untuk mengantisipasi kerugian. Materi yang akan dibahas dalam pelatihan ini adalah materi-materi yang terkait dengan creative accounting dan tax planning untuk dapat menunjang efisiensi dalam pengelolaan keuangan perusahaan sesuai dengan peraturan, standard dan prosedur yang ada. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini peserta bisa mempelajari trik jitu dan tips praktis dalam melakukan perencanaan perpajakan di perusahaan.

    PURPOSE

    * Mampu memahami dan mengaplikasikan creative accounting dalam penyusunan laporan keuangan guna membantu perusahaan terutama dalam mengefisiensikan pengelolaan pajak
    * Dapat memahami standar akuntansi yang dibenarkan dalam aktivitas creative accounting
    * Dapat mempelajari trik jitu dan tips praktis dalam melakukan perencanaan perpajakan di perusahaan

    MATERI

    1. Creative Accounting

    * Konsep dan Pengertian
    * Mengapa Creative Accounting?
    * Klasifikasi Creative Accounting
    * Apa dan Bagaimana Creative Accounting dapat dilakukan
    * Creative Accounting dalam Laporan Keuangan
    * Bagaimana Creative Accounting dapat Mempengaruhi Arus Kas dan Laba Bersih
    * Pengelolaan Pendapatan (Earning Management)
    * Fleksibilitas Penerapan Beberapa PSAK

    2. Tax Planning

    * Konsep dan Pengertian : Gambaran Tax Planning Secara Umum
    * Aspek-aspek dalam Tax Planning
    * Strategi Umum
    * Identifikasi dan Solusi Permasalahan dalam Tax Planning
    * Peraturan Perpajakan vs PSAK
    * Tax Planning PPh, PPN dan Pemotongan/Pemungutan PPh

    3. Perencanaan Pajak Dalam Pajak Penghasilan

    * Efisiensi dalam Pajak Penghasilan Badan
    * Efisiensi dalam PPh Pasal 21
    * Efisiensi dalam PPh Pasal 22
    * Efisiensi dalam PPh Pasal 23
    * Efisiensi dalam PPh Pasal 26
    * Efisiensi dalam PPh Pasal 4(2)

    4. Perencanaan Pajak Dalam Pajak Pertambahan Nilai

    * Efisiensi Pajak Keluaran
    * Efisiensi Pajak Masukan

    5. Korelasi Tax Planning Terhadap Creative Accounting

    6. Financial Numbers Game

    * Tujuan Financial Numbers Game
    * Jenis-jenis Financial Numbers Game
    * Apa yang Diharapkan dalam Financial Numbers Game?

    7. Strategi dan Teknik Efisien dalam Menghadapi Pemeriksaan

    8. Diskusi dan Studi Kasus

    PARTICIPANTS

    * Para Staf, Junior Supervisor dari Departement Akuntansi dan Keuangan Perusahaan
    * Accounting Staf, Finance Controllers
    * Staf Departemen/Fungsi yang terkait dengan aktifitas Creative Accounting di Perusahaan

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Cost Reduction Program

    Pelatihan Cost Reduction Program

    Pelatihan ini tidak saja membekali peserta terhadap the latest strategies yang digunakan oleh perusahaan untuk mengontrol biaya, tapi juga peserta akan belajar bagaimana mengurangi biaya outsourcing, atau pun cost reduction. Pelatihan ini akan memberi bekal kepada controllers, managers dan financial managers tentang bagaimana bisa menerapkan control biaya yang paling efektif pada keseluruhan spectrum fungsi yang ada di perusahaan.

    Pelatihan ini membantu manajer keuangan menggunakan a scientific method dalam mengontrol biaya, dan bukannya hanya menggunakan intuisi atau seperangkat mode manajemen populer. Pelatihan ini akan menampilkan banyak studi kasus yang menggambarkan cara-cara yang bisa sukses diterapkan dalam mengurangi biaya pada berbagai aspek administrasi dan operasi perusahaan. Perusahaan akan berjaya ketika disiplin menerapkan cost control yang tepat.

    Dari berbagai riset ditemukan bahwa ketika perusahaan bisa menerapkan control biaya secara berdisiplin, perusahaan ini akan mudah berjaya ketika keadaan ekonomi membaik. Sebaliknya pula, ketika kondisi perekonomian sedang memburuk, mereka cenderung lebih tahan menghadapi ‘badai’ atau krisis dibanding perusahaan lainnya. Dari riset ditemukan pula bahwa perusahaan akan menghadapi masalah ketika menghadapi turun/ambruknya produk di pasar, dikenalkannya teknologi baru, dan ketika menghadapi persaingan baru yang lebih dahsyat. Ketiga hal ini amat berpengaruh pada penjualan dan laba.

    Bagi perusahaan yang berdisiplin menerapkan control biaya yang efektif, perusahaan itu lebih fleksibel dalam menghadapi berbagai tantangan yang datang mendera perusahaan itu. Ketika kondisi ekonomi turun, perusahaan ini memang merasakan margin-nya berkurang, namun ia tetap bisa bertahan dan menanggapi perubahan itu dengan lebih fleksibel. Empat bidang yang bisa dideteksi untuk pengurangan biaya.

    Sebenarnya, memulai pengurangan biaya yang berkelanjutan prosesnya relative mudah. Ada empat bidang yang langsung bisa dideteksi untuk dilakukan pengurangan biaya. Empat bidang itu adalah:

    * Mengurangi pemborosan dan duplikasi
    * Menerapkan best practices dalam mengontrol biaya
    * Menerapkan teknologi, jika memang hal itu diperhitungkan bisa efektif
    * Menerapkan virtual operations melalui internet atau web

    Yang paling sering dilakukan oleh perusahaan yang disiplin dalam control biaya adalah pada mengurangi pemborosan dan menerapkan best practices.

    Pelatihan ini menawarkan berbagai cara yang bisa diterapkan pada berbagai bidang mulai dari Human Resources, Benefits, Compensation, Training and Development, Accounting, Accounts Payable, Credit and Collections, Purchasing, Inventory hingga Outsourcing, dan Cost Reduction.

  • Cost Management Training

    Cost Management Training

    Perubahan cara orang berpikir dalam melakukan bisnis memaksa manajemen berpikir ulang tentang cara mereka cost management dalam menghasilkan suatu produk dan jasa agar tetap dapat hidup dan berkembang.

    COURSE OUTLINE

    1. Model empat tahap untuk mendesain system biaya dan pengukuran kerja
    2. Activity based costing (ABC)
    3. Strategic activity based management
    4. Aplikasi ABC di perusahaan

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Kepuasan Pelanggan dan Evaluasi

    Pelatihan Kepuasan Pelanggan dan Evaluasi

    Kepuasan Pelanggan terhadap suatu perusahaan dipengaruhi oleh seberapa jauh produk dan pelayanan yang diberikan kepada pelanggan, apakah sudah mampu memenuhi, bahkan melampaui kebutuhan, keinginan dan harapan pelanggan. Selain itu, pengalaman pelanggan dalam berinteraksi dengan perusahaan juga akan turut menentukan perubahan persepsi mereka terhadap perusahaan.

    Pengukuran tingkat kepuasan pelanggan secara berkala, akan dibutuhkan oleh perusahaan guna mengetahui seberapa jauh performansi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan, keinginan dan harapan pelanggan. Selain itu, perusahaan juga akan mendapatkan informasi penting mengenai seberapa jauh kekuatan dan kelemahan (gap) perusahaan dalam berkompetisi, yang tentu sangat penting bagi langkah strategis ke depan.

    Pengukuran dan manajemen tingkat kepuasan pelanggan menjadi sangat penting bagi perusahaan untuk membangun kesuksesan usaha, hingga tuntutan untuk memantau dan mengevaluasi persepsi pelanggan terhadap produk dan pelayanan secara teratur menjadi salah satu persyaratan di dalam ISO 9001:2000.

    TUJUAN

    Memahami tahap-tahapan inti di dalam pengukuran kepuasan pelanggan, mulai dari teknik mendesain kuesioner, melakukan survei, menganalisis dan menginterpretasikan data, hingga memanfaatkan seluruh hasilnya untuk strategi improvement sesuai dengan kebutuhan dan kondisi perusahaan

    MATERI

    * Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan
    * Pengukuran Kepuasan Pelanggan : Keperluan dan Sasaran, serta kaitannya dengan implementasi ISO 9001:2000
    * Identifikasi Pelanggan dan Titik Interaksinya
    * Dimensi Kepuasan Produk dan Pelayanan
    * Mendesain Kuesioner dan Pengujiannya
    * 7 Sampling: Tipe dan Ukurannya
    * Analisis dan Interpretasi Data (Statistik)
    * Strategi Improvement dan Action Plan Metoda Pelatihan Konsep Contoh, Evaluasi dan Rencana Implementasi

    METODE

    Presentasi

    Diskusi

    Studi kasus

    Evaluasi

  • Cost Estimating Control Training

    Cost Estimating Control Training

    Memberikan pengertian mengenai biaya, Cost control, perhitungan harga pokok, perencanaan dan penganggaran biaya, membandingkan antara anggaran dan realisasi, perhitungan selisih biaya, analisa atas selisih biaya yang timbul serta data biaya yang relevan dalam proses pengambilan keputusan.

    MATERI

    1. Pendahuluan
    2. Pengertian dan Pengelompokan Biaya
    3. Perhitungan Harga Pokok Produksi

    * Job Order Cost
    * Process Cost Method

    4. Perencanaan dan Penganggaran Biaya

    * Aspek Perencanaan
    * Periode Anggaran
    * Keuntungan & Keterbatasan Anggaran
    * Organisasi penyusunan anggaran

    5. Pengendalian Biaya

    * Perhitungan selisih biaya
    * Analisa selisih biaya bahan
    * Analisa selisih biaya tenaga kerja Analisa selisih BOP

    6. Data biaya yang relevan dalam pembuatan keputusan

    * Perhitungan Variable cost
    * Pengambilan keputusan atas
    * Keputusan menghentikan produksi jenis tertentu

    PARTICIPANT

    * Finance & Accounting Staff, Head Section, Supervisor & Manager
    * SBU Staff, Head Section, Supervisor & Manager

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Mr. Januar Eko Prasetio

  • Cost Benefit Analysis Training

    Cost Benefit Analysis Training

    Pelatihan ini membahas mengenai bagaimana teknik Cost Benefit Analysis (CBA) membantu dalam membuat keputusan secara strategis, apakah dengan mengeluarkan biaya yang efektif dengan risiko yang dapat di reduksi bisa dilakukan? Teknik CBA juga dapat digunakan untuk menyeimbangkan antara proyek dan cost yang dikeluarkan. Sehingga pada pelatihan ini peserta akan diberikan teknik-teknik dan cara-cara yang digunakan dalam mengelola biaya untuk perawatan, dan perencana proyek yang memiliki tingkat resiko yang tinggi. Metode ini juga dapat digunakan untuk menilai risiko kerja di perusahaan (risk assessment).

    BENEFIT

    Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta dapat memahami metode CBA, penguasaan teknis dan aplikasi secara menyeluruh baik untuk bagian perencanaan, perawatan, manajemen proyek maupun pekerjaan yang memiliki tingkat risiko yang tinggi.

    MATERI

    * Principles of Cost Benefit Analysis
    * There Must Be a Common Unit of Measurement
    * CBA Valuations Should Represent Consumers or Producers Valuations As Revealed by Their Actual Behavior
    * Benefits Are Usually Measured by Market Choices
    * Gross Benefits of an Increase in Consumption is an Area Under the Demand Curve
    * Some Measurements of Benefits Require the Valuation of Human Life
    * The Analysis of a Project Should Involve a With Versus Without Comparison
    * Cost Benefit Analysis Involves a Particular Study Area
    * Double Counting of Benefits or Costs Must be Avoided
    * Decision Criteria for Projects
    * Case Study

    PARTICIPANTS

    Finance Manager, Senior Manager/ Pemilik yang mengelola sendiri perusahaannya, Staf Professional bidang Keuangan dan Eksekutif perusahaan yang terlibat dalam pendanaan dan pengembangan perusahaan secara umum.

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Januar Eko Prasetyo