Tag: Dikat SDM

  • E-Banking Service Training

    E-Banking Service Training

    E-Banking ServicePerubahan teknologi yang cepat dalam beberapa tahun terakhir telah merevolusi cara layanan perbankan dan produk yang dikirim ke konsumen, usaha kecil dan demikian pula dengan perusahaan-perusahaan dan korporasi. Kita semua terbiasa dengan cara kerja Internet, Mobile telepon dan Smartcard telah mengubah kehidupan kita.

    Inovasi baru ini telah menjanjikan banyak hal pada dunia perbankan baik di negara maju maupun negara berkembang. Terkait dengan ha-hal yang bersifat inovatif, progresif, dimana perubahan ini banyak dikenal sebagai e-Banking atau Digital Banking yang berpotensi besar untuk mengubah pelaksanaan kegiatan operasional perbankan; dan potensi perubahan melingkupi proses, prosedur dan model bisnis.

    Perubahan-perubahan ini telah menjanjikan peluang bisnis yang lebih luas bagi banyak bank, sementara pada sisi lain mereka telah secara dramatis berubah; dan dalam beberapa kasus terjadi banyak peningkatan pada risiko tradisional yang terkait dengan aktivitas perbankan .

    Program pelatihan internet banking merupakan suatu kesempatan yang unik bagi peserta karena  dirancang untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan mereka, dan akan membawa para peserta menuju suatu perbatasan terakhir di dunia elektronik yaitu Internet.

    Program pelatihan yang dirancang selama dua hari ini akan memberikan kepada peserta kemampuan terkait bagaimana melakukan akses, mencari, mengambil dan posting informasi Internet Banking. Peserta kemudian diharapkan dapat menerapkan hasil pelatihan mereka dengan berbagi dengan orang lain di dalam komunitas mereka.

    Peserta pelatihan Internet Banking akan belajar bagaimana menggunakan Superhighway Information kemudian mengajarkan orang lain di dalam komunitas mereka terkait dengan cara mengakses, mencari dan mengambil informasi mengenai perbankan melalui Internet.

    Internet telah menjadi bagian integral dari budaya dan masyarakat kita, dengan demikian keterampilan untuk menggunakannya menjadi sangat diperlukan, dimana khususnya Internet Banking dapat membantu membawa peserta memberikan kecepatan dalam mencapai tujuan.

    Dalam pelatihan ini kami menyajikan bagaimana e-Banking dapat dimanfaatkan untuk kepentingan operasional bank dan nasabah. Pelatihan ini telah disesuaikan dengan tujuan dalam pengembangan e-Banking/Digital Banking baik di negara maju maupun berkembang.

    Elektronic banking memiliki karakteristik yang unik, yang kadang-kadang meningkatkan dan memodifikasi beberapa risiko tradisional yang terkait dengan aktivitas perbankan, dimana karakteristik ini meliputi :
    * Kecepatan yang luar biasa terkait pada perubahan yang berhubungan dengan inovasi teknologi dan layanan pelanggan
    * Jaringan elektronik terbuka yang bersifat global dan universal
    * Adanya integrasi aplikasi elektronik perbankan dengan sistem komputer (computer system legacy)
    * Semakin meningkatnya ketergantungan bank pada pihak ketiga yang menyediakan solusi teknologi informasi yang mendukung e-Banking

    BENEFIT

    Pelatihan ini menunjukkan kepada peserta bagaimana teknologi dapat mengubah wajah perbankan dan bagaimana hal itu mengubah baik profil risiko dan model bisnis. Teknologi Internet Banking memiliki implikasi positif yang besar bagi perbankan, khususnya  untuk bank dan pelanggannya.

    Pelatihan ini akan menyediakan kepada peserta penggunaan Internet dengan aplikasi pada layanan perbankan, demikian piula peserta peserta akan memiliki kesempatan untuk pelatihan masa depan dan juga memperluas pengetahuan mereka dan tetap up to date terkait perubahan teknologi Internet

    Peserta pelatihan Internet Banking sebelumnya telah melaporkan bahwa mereka telah mampu untuk menyampaikan pengetahuan yang mereka pelajari pada orang lain. Hal Ini dianggap sebagai salah satu manfaat terbesar dari program bagi para peserta yang meliputi :
    1. Memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang Internet Banking dalam lingkup dan kerangka Manajemen Sistem Informasi
    2. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani masalah operasional yang terkait dengan layanan internet dalam operasi sehari- hari perbankan
    3. Peningkatan cakrawala dalam hal sistem TI perbankan dengan menerapkan konsep dan filosofi Manajemen Sistem Informasi
    4. Kemampuan dalam memahami layanan TI dan Layanan Internet Banking, serta berkemampuan dalam menetapkan langkah-langkah kinerja pada layanan perbankan
    5. Kemampuan untuk menyumbangkan ide-ide guna membangun kerangka pengembangan dari Sistem Informasi dan implementasinya yang terkait dengan layanan internet banking
    6. Peserta dapat menyelesaikan permasalahan dengan nasabah Non Performance Loan, tanpa melalui pengadilan, agar bank terhindarkan dari kerugian.

    COURSE OUTLINE

    1. E-Banking

    * Apa itu Internet?
    * Apa itu Internet Banking?
    * E-mail
    * Cara kerja e-mail
    * Menggunakan e-mail
    * Pengantar World Wide Web (WWW)
    * Menggunakan Browser

    2. Definisi e-Banking

    * Definisi e-Banking
    * Website Informational
    * Website Transaksional
    * Komponen e-Banking
    * e-Banking Tren & Arah
    * Tren pembayaran Retail
    * Pembayaran dalam lanskap global
    * Kemunculan produk & Teknologi
    * Perkembangan Masa Depan
    * Transisi dari tradisional ke perbankan elektronik
    * Transisi e-Banking dalam ekonomi berkembang – Studi Kasus

    3. E-Banking Inovasi, Tren dan Arah

    * E-Banking beserta produk dan isu-isu terkait
    * M-Pesa : Studi Kasus – Cara Kerja
    * Dari M-Pesa ke Apple Pay
    * Apakah Ponsel Merupakan Kunci Masa Depan Industri Perbankan?

    4. Strategi dan Model Manajemen Operasi

    * Kebutuhan pelanggan – Tujuan strategik Bank
    * Inovasi dalam e-Banking : Produk & Pengembangan Produk Life Cycle

    5. Manajemen Risiko di dalam e-Banking

    * Pengertian Risiko di dalam e-Banking
    * Prinsip Manajemen Risiko menurut Bank for International Settlement
    * Studi Kasus terkait Risiko e-Banking

    6. Inovasi dalam e-Banking

    * Dapatkah ANDA berinovasi ?
    * Contoh Perkembangan E-Banking
    * Standar untuk Mobile Payment
    * Aplikasi Paling Populer untuk Mobile Banking

    7. Masa Depan Cabang Bank (Bank Branch)

    * Saat Dimana Teknologi Menentukann Arah Kegiatan Operasional Perbankan
    * Masa Depan adalah Sekarang : e-Banking/Perbankan Digital
    * Digital Banking Ditetapkan
    * Ciri Bank Paling Inovatif

    PARTICIPANTS

    Pengguna Sistem Informa khususnya terkait  Internet Banking

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • E-Banking : Perlindungan Konsumen Transaksi Elektronik Perbankan Overview

    E-Banking : Perlindungan Konsumen Transaksi Elektronik Perbankan Overview

    Perlindungan Konsumen Transaksi Elektronik Perbankan OverviewBank menjadi salah satu lembaga keuangan yang terpenting dalam perekonomian modern. Inovasi perbankan berbasis teknologi informasi di industri perbankan dewasa ini memberikan dampak efisiensi dan efektivitas yang luar biasa. Sebagai contoh, adanya produk-produk electronic banking seperti ATM, Kartu Kredit, Kartu Debet, Internet Banking, SMS/Mobile Banking, Phone Banking dll, telah mendorong layanan perbankan menjadi relative tidak terbatas, baik dari sisi waktu maupun dari sisi jangkauan geografis. Pemanfaatan teknologi elektronik/informasi bagi industri perbankan dalam inovasi produk jasa perbankan juga dibayang-bayangi oleh potensi risiko kegagalan system dan risiko kejahatan elektronik (cybercrime) yang dilakukan oleh rang-orang yang tidak bertanggung jawab.

    Bank adalah lembaga kepercayaan, dalam menjalankan kegiatan electronic banking (e-banking) harus pula diselenggarakan dengan memperhatikan ketentuan maupun prinsip-prinsip kehati-hatian manajemen risiko terkait penyelenggaraan e-banking khususnya risiko reputasi dan risiko hukum. E-banking merupakan delivery channel dalam industri perbankan, dan hubungan keperdataan yang timbul terkait e-banking berupa hubungan rekening antara bank dan nasabahnya. Dalam hal ini, permasalahan hukum akan timbul apabila transaksi elektronik yang dilakukan gagal, siapakah yang harus bertanggung jawab terhadap kegagalan transaksi tersebut?

    Upaya perlindungan seperti apakah yang bisa dilakukan bank selaku lembaga kepercayaan? Bentuk jaminan perlindungan apakah yang bisa diberikan kepada konsumen sebagai nasabah? Langkah-langkah manajemen risiko yang seperti apa yang harus dilakukan berdasarkan risiko reputasi dan risiko hukum? Pemahaman mengenai bentuk tanggung jawab dimulai dari adanya hubungan hukum yang terjadi antara kedua belah pihak dalam suatu perikatan. Hubungan hukum antara penyedia jasa dan konsumen (nasabah) pada akhirnya melahirkan suatu hak dan kewajiban yang mendasari terciptanya suatu tanggung jawab.

    MATERI

    * Definisi E-Banking : Produk dan Layanan
    * Fungsi Pengawasan E-Banking
    * Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal E-Banking
    * Analisa Risiko Antisipasi Kegagalan Layanan
    * Hubungan Hukum Para Pihak dalam Transaksi Elektronik
    * Kontrak Elektronik dan Kebebasan Berkontrak
    * Kontrak Elektronik dan Klausula Baku
    * Klausula Baku dan Klausula Eksonerasi
    * Transaksi Elektronik dan Terjadinya Kesepakatan
    * Prinsip-prinsip Pertanggung Jawaban
    * Tanggung Jawab Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Transaksi E-Banking
    * Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen
    * Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Efektifitas Administrasi Keuangan

    Pelatihan Efektifitas Administrasi Keuangan

    Efektifitas Administrasi KeuanganPengelolaan keuangan perusahaan memiliki fungsi vital dalam sebuah perusahaan. Oleh karenanya, dalam pengelolaannya membutuhkan karyawan yang kompeten dan jujur. Pengelolaan fungsi keuangan yang tidak baik dapat menyebabkan perusahaan tidak memiliki dana ketika dibutuhkan yang membuat perusahaan harus mencari pinjaman jangka pendek ke Bank dengan tingkat interest yang tinggi yang efek kemudian dapat menambah biaya bagi perusahaan terkait.

    Pelatihan ini didesain dengan tujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman mendalam kepada para staff terkait dengan tahapan dan teknik pengelolaan keuangan yang baik dan sesuai standard yang berlaku umum, mengelola proses administasi keluar masuk dana serta perencanan, pengendalian dan pelaporannya.

    MATERI

    1. Konsep Keuangan Sesuai dengan Standard Akuntansi Keuangan (SAK)

    2. Klasifikasi Rekening (Account) dalam Pengelolaan Keuangan

    3. Pencatatan dan Dokumentasi Transaksi

    * Pembuatan dan Analisa Dokumen
    * Posting Jurnal

    4. Petty Cash

    * Aktivitas
    * Pelaporan
    * Pengendalian

    5. Arus Keluar Masuk Dana

    * Operational
    * Investasi
    * Pembiayaan

    6. Penyusunan dan Analisa Laporan Keuangan Perusahaan

    * Neraca
    * Laporan Rugi Laba
    * Laporan Arus Kas

    7. Anggaran Biaya, Implementasi dan Pengendaliannya

    8. Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pengelolaan Keuangan Perusahaan

    9. Best Practices dalam Pengelolaan Keuangan Perusahaan

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • E-Commerce Marketing For Asset Management Training

    E-Commerce Marketing For Asset Management Training

    E-Commerce Marketing For Asset ManagementAset adalah barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud (tangible) dan tidak berwujud (intangible) yang tercakup dalam aktiva/kekayaan perusahaan. Pengelolaan Aset (kekayaan) Perusahaan merupakan hal yang sangat penting karena untuk memantau dan menghitung serta memanfaatkannya secara optimal. Manajemen aset berfungsi untuk informasi perjalanan aset secara keseluruhan, memuat berapa banyak aset dan biayanya, pemanfaatan, kondisi dan pemeliharaan serta lokasi penyimpanan. Hal ini juga berfungsi untuk mencegah dari hilangnya aset, perhitungan pajak dan depresiasi.

    Banyak perusahaan masih menganggap Manajemen Aset secara fisik hanyalah sekedar instrumen pengelolaan daftar aset, serta pencatata oleh bagian accounting. Anggapan yang kurang tepat lainnya adalah bahwa pengelolaan fisik aset sepenuhnya sudah diserahkan kepada Bagian umum, padahal baik daftar aset maupun pengelolaan aset fisik hanyalah bagian kecil dari Physical Asset Management.

    OBJECTIVE

    1. Menjelaskan kepada peserta mengenai pentingnya pengelolaan aset dilakukan secara profesional dan terintegrasi.
    2. Membekali peserta terkait dengan pengelolaan aset secara terintegrasi mulai dari planning, pengadaan, verifikasi, pencatatan, layout, pergudangan, pemeliharaan, sistem informasi aset, serta monitoring dan evaluasi.
    3. Membekali peserta metode pengambilan keputusan dalam pengelolaan aset, sehingga lebih efisien, mengurangi pemborosan/kerugian, mencegah hilangnya aset serta mencegah konflik karena aset.
    4. Membekali peserta implementasi sistem informasi manajemen aset di perusahaan tempat bekerja.

    COURSE OUTLINE

    1. Konsep Dasar Manajemen Aset dan Ruang lingkup Manajemen Aset
    2. Optimalisasi Digital Asset Management
    3. Optimalisasi Pemasaran di Era Milenial
    4. Program Bisnis Manajemen Aset : Prosedur Perencanaan Kebutuhan Aset dan Penganggarannya
    5. Pengadaan Aset (Procurement) : Sistem dan Prosedur Pengadaan Aset : Swakelola/Outsourcing, Penyimpangan dalam Pengadaan, Pengawasan Pengadaan, Formulir-formulir Prosedur Pengadaan beserta Negosiasinya
    6. Manajemen Keuangan Aset dan Penilaian Aset
    7. Pengukuran dan Evaluasi Aset
    8. Pemeliharaan dan Pengawasan Aset
    9. Sumber Daya Manusia dalam Penanganan Aset Perusahaan : Struktur Organisasi Manajemen Aset, Pengaturan Tugas dan Wewenang Pengelolaan Aset, dan Mengatasi Konflik Terkait dengan Aset
    10. Administrasi dan Database Aset
    11. Metode Lelang, Penyewaan dan Penghapusan Aset
    12. Case Study Secara Detail : Kasus-kasus Riil di Lapangan dan Solusinya

    PARTICIPANT

    Pimpinan, Kepala Bagian dan Staff yang terlibat dalam pengelolaan aset perusahaan.

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Early Equipment Management

    Pelatihan Early Equipment Management

    Early Equipment ManagementThe workshop will include theory, case studies and practical activities on the fully functional process plant at Reaseheath, to reinforce the learning points. This will include :
    * MP assessment of a live production asset – Video based case study exercises
    * MP Design exercises
    * Development of a sample MP implementation programmer
    * Personal 90 day action plan

    Delegates will take away a comprehensive workbook containing briefing notes and supporting templates so that they can apply MP tools back at the workplace.

    OBJECTIVE

    1. Raise awareness of Maintenance Prevention principles and techniques, why it is important and how it builds on existing CI and engineering best practice

    2. Explain how to set MP standards and use them to identify weak components/mechanisms and improve equipment design to deliver low asset life cycle costs

    Help participants to :
    * Translate tacit knowledge in to a form which supports equipment design and procurement decisions
    * Incorporate MP standards into equipment specification, procurement
    * Implementation programmes to reduce equipment life cycle costs and enhance project value.

    COURSE OUTLINE

    1. Introduction

    * Introduction to workshop/Learning goals
    * What is Maintenance Prevention, why is it important
    * Case study
    * Assessing Asset MP status and improvement priorities
    * Identifying weak components and improvement targets
    * Equipment Management Projects, What goes wrong?
    * Assessing/Designing MP friendly project management processes

    2. Knowledge Management

    * Collating tacit knowledge
    * Developing MP design standards and accountabilities
    * Setting triggers for Innovation
    * Testing design concepts against MP standards
    * Defining and addressing knowledge gaps
    * Developing MP friendly high level design specs/evaluating procurement options
    * MP Best practice design

    3. Delivering Equipment Design Excellence

    * Life cycle cost modelling
    * Prioritising critical decisions
    * Understanding the new shop floor reality
    * Stage gate planning, organization and review
    * Problem prevention : Team roles and key decisions, Working with vendors/win win alliances and Quality audits
    * Enhancing Project Value : Value Engineering (Introduction to Lean Design and Design for Six Sigma), Operations design for low life cycle costs

    4. Delivering Flawless Operation

    * MP, Operations and preventive maintenance working practices
    * Training, skill development and standardization to reduce finger trouble
    * Commissioning, test runs and focused improvement
    * Technology transfer and documentation management
    * Process Optimization and continuous improvement goals

    5. Implementing MP friendly practices

    * Designing an MP programmer
    * Making MP part of your next project Action Planning
    * Developing the project vision
    * Quality plan milestone design
    * 100 day action plan

    METHOD

    Pre test

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Post test

    Evaluation

  • Early Fraud Auditing Training

    Early Fraud Auditing Training

    Early Fraud AuditingSeiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, serta penerapan e-commerce dalam dunia bisnis, secara langsung atau tidak langsung sangat berpengaruh dalam operasional perusahaan/organisasi. Efek buruk yang dapat ditimbulkan dari perkembangan teknologi oleh oknum tidak bertanggung jawab adalah muncul praktek-praktek fraud yang berakibat fatal bagi perusahaan, misalnya cyber crime, computer fraud & fraudulent financial reporting.

    Dalam rangka mengantisipasi hal tersebut maka Auditor sudah seharusnya meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi, mencegah serta melakukan investigasi timbulnya fraud tersebut. Selain itu, manajemen operasional perlu mencari solusi terbaik untuk mencegah terjadinya fraud dan melakukan berbagai upaya untuk menghadapi fraud melalui implementasi Good Corporate Governance (GCG), etika bisnis (business ethics) serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral (moral values).

    OBJECTIVES

    1. Memberikan pemahaman secara komprehensif mengenai berbagai type kecurangan (fraud) yang sering atau mungkin akan terjadi di berbagai organisasi/perusahaan.
    2. Meningkatkan kemampuan dan memberikan penyegaran bagi para Auditor dalam mengaplikasikan langkah-langkah pencegahan (fraud prevention), teknik-teknik mutakhir dalam melakukan pendeteksian kecurangan (fraud prevention) sebelum terjadinya kecurangan itu sendiri dan dalam melakukan investigasi kecurangan (fraud investigation).
    3. Membantu manajemen operasional untuk mencari solusi terbaik dalam menghadapi berbagai macam kecurangan baik yang belum terjadi maupun yang sudah terjadi (fraud), termasuk menjunjung tinggi nilai-nilai moral, etika bisnis dan implementasi prinsip-prinsip GCG.

    COURSE OUTLINE

    1. Overview Fraud Auditing
    2. Pencegahan Kecurangan (Fraud Prevention)
    3. Pendeteksian dari Awal Sebelum Terjadi Kecurangan (Fraud Detection)
    4. Pemanfaatan Teknologi dalam Mendeteksi Awal Kecurangan dalam Perusahaan
    5. Penginvestigasian Kecurangan (Fraud Investigation)
    6. Jenis dan Modus Operasi Fraud
    7. Membangun Budaya dan Etika Perusahaan
    8. Case Study

    METHOD

    Pre test

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Post test

    Evaluation

  • E-Banking and E-Commerce Fraud Operational Risk Training

    E-Banking and E-Commerce Fraud Operational Risk Training

    E-Banking and E-Commerce Fraud Operational RiskKejahatan Internet atau Internet Fraud saat ini menjadi masalah bagi dunia e-commerce karena kejahatan internet sangat menggangu keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi sehingga dapat mempengaruhi dunia bisnis e-commerce. Di Indonesia masalah kejahatan e-commerce yang mengakibatkan pemblokiran terhadap transaksi-transaksi yang dilakukan oleh orang Indonesia di internet karena ditakutkan bahwa transaksi tersebut dilakukan oleh orang yang tidak berhak.

    Upaya penanggulangan kejahatan e-commerce atau disebut e-commerce fraud sekarang ini memang harus diprioritaskan dikarenakan transaksi internet meningkat di Indonesia. Untuk itu, perlu segera diantisipasi lebih lanjut agar tidak berkembangnya kejahatan teknologi ini sehingga mempunyai suatu kepastian hukum.

    Pelatihan ini fokus untuk pencegahan kejahatan internet (internet fraud) dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencegah penipuan serta meminimalkan risiko aktivitas penipuan di dunia e-commerce.

    OBJECTIVE

    1. Peserta diharapkan dapat mengerti tentang teori dan dapat mengindentifikasi e-commerce fraud secara jelas.
    2. Peserta diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah dipelajari dari awal terjadi e-commerce fraud sampai penyelesaian e-commerce fraud sehingga dapat melakukan mitigasi terhadap fraud tersebut.
    3. Peserta diharapkan mampu lebih dalam untuk melakukan fungsi kontrol terhadap perusahaan atau organisasi yang ada sehingga dapat mencegah terjadinya kerugian pada perusahaan.

    COURSE OUTLINE

    1. E-Commerce Fraud 1

    * Pengenalan Fraud
    * Sistem E-Commerce
    * Pengertian E-Commerce Fraud
    * Jenis-jenis E-Commerce Fraud
    * E-Commerce Fraud Prevention

    2. E-Commerce Fraud 2

    * Foundation Track
    * E-Commerce Fraud Detection
    * Cyber Forensics
    * Network Defense and Operation Fraud
    * Software Security
    * Discussion

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Drilling Production Safety Training

    Drilling Production Safety Training

    COURSE OUTLINE

    Drilling Production Safety* Safety Drilling : Emergency Situation, Drilling Hazards, Logging Activity, Explosion Storage, Stored Energies, Integrate Drilling Services
    * Exploration (Seismic, Reservoir, Rocks)
    * Drilling/Pengeboran : Types of Drilling, Well Service & Work Over, Drilling Component, Well Construction, Drill Strings
    * Well Completion : Equipment, Type of Well Completion, X mas Tree, Flanges & Connection, Safety Devices, Choke, Well Head Test
    * Flow Line : Classification, Materials Need Flow Line, Design Flow Line, Manifold
    * Gathering System : Typical Offshore Gathering Platform, Oil & Gas Processing, Storage Barge, SBM, Loading & Unloading Crude Oil
    * Oil & Gas Processing : Primary & Secondary Recovery Process, Reservoir Power, Production Method, Offshore Production Operation
    * Separator (Principal, Phases, Construction, Function)
    * Instrument & Measurement : Process Variable, Type of Valves, Control Valves, Pressure Valve
    * Operations Problems : Surface, Subsurface, Causing Production Loss, Type of Problems
    * Pumps : Types, Classifications, Functions

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Drilling Technology Fundamental Training

    Drilling Technology Fundamental Training

    Drilling Technology FundamentalThis course will update the participants with both fundamentals and up-to date technology of drilling. It presents up-to date information on drilling rig types and personnel. Rig systems, preparing for drilling and drilling operations different types of casing and their design, cementing practices hole problems, and horizontal and directional drilling are covered in the course. Possible problems and hazards associated with drilling will be reviewed. Practical cases that both the instructor and the attendees have come across will be analyzed and discussed.

    TUJUAN

    * Understand The Fundamentals of Different Types of Drilling Technology
    * Understand The Different Rig Types and Personnel Types
    * Prepare for Drilling Operations
    * Identify Rolling Cutter Bit and Drag
    * Identify Drilling Fluids, Casting Design and Cementing
    * Understand Well Control and Completion
    * Understand Hole Completion

    MATERI

    1. Rig Types and Personnel

    * Types of Rigs
    * Land Rigs
    * Rig Components
    * Offshore Rigs
    * Jack Up Rigs
    * Submersible Rigs
    * Platform Rigs
    * Semi-Submersible Rigs
    * Drill Ships
    * Rig Personnel
    * Land Rig

    2. Rig Systems

    * Hoisting System
    * Rotating System
    * Circulating System
    * Control System
    * Power System

    3. Preparing for Drilling and Drilling Operation

    * Well Design
    * Constructing Rig Location
    * Location Preparation
    * Leveling
    * Cellar
    * Access Roads
    * Pits
    * Rig Move
    * Drilling Hole
    * Running Casing and Cementing
    * Completing the Well

    4. Rolling Cutter Bit

    * Bit Types
    * Specification
    * Grading Worn Bit
    * Bit Performance

    5. Drag Bits

    * Specifications
    * Grading Worn Bit
    * Bit Performance

    6. Drilling Fluids

    * Types and Components
    * Properties
    * Testing Equipment
    * Selection

    7. Casing Design

    * Casing Types and Grades
    * Casing Loads
    * Casing Design

    8. Cementing

    * Cement Types
    * Cement Properties and Additives
    * Cementing Operations

    9. Hole Problems

    * Lost Circulation
    * Stuck Pipe
    * Kick

    10. Directional, Horizontal and Multilateral Drilling

    * Causes of Drilling
    * Well Profiles
    * Tools Used for Drilling
    * Trajectory Monitoring

    11. Well Control

    * BOP’s
    * Chock Manifold
    * Accumulators
    * Inside BOP

    12. Well Completion

    * Completion Configuration
    * Completion Equipment
    * Perforation

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Due Diligence in Procurement Training

    Due Diligence in Procurement Training

    Due Diligence in ProcurementDue diligence dalam procurement dilakukan untuk mengetahui dan memastikan kesesuaian apakah vendor memiliki sistem, sumberdaya, aspek finansial, aspek legal dan sejumlah kondisi sesuai dengan yang dinyatakan dalam dokumen penawaran. Due diligent dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan interview, observasi kondisi fisik (site visit atau supplier visit untuk mengetahui kondisi pabrik atau workshop supplier), investigasi finansial dan aspek legal. Dalam pelatihan ini akan dibahas tentang perencanaan due diligent, pelaksanaan dan tindaklanjut dari hasil duediligent. Beberapa contoh kasus juga akan dibahas dalam pelatihan ini.

    BENEFIT

    1. Peserta memahami tentang prinsip-prinsip inti dari due diligence yang baik
    2. Peserta dapat merencanakan, melaksanakan dan menindaklanjuti hasil due diligent dalam procurement

    COURSE OUTLINE

    1. Gambaran Due Diligence
    2. Core Principal in Due Diligence Procurement
    3. Langkah-langkah Kunci Dalam Program Due Diligence
    4. Ancaman Due Diligence

    * Posisi hukum
    * Contoh due diligence yang buruk

    5. Penilaian Risiko

    * Mendefinisikan risiko dalam konteks due diligence
    * Risiko sebagai konsep finansial
    * Menetapkan ambang risiko
    * Metode penilaian risiko
    * Mengidentifikasi risiko dalam target kerja

    6. Pengelolaan Data

    * Mengidentifikasi sumber informasi
    * Informasi bahaya dan jebakan
    * Area pengumpulan data dan pilihan; Sistem, Proses, Sampling,
    Dokumentasi, Wawancara

    7. Mengelola Proses

    * Kerahasiaan dan pencatatan
    * Manajemen komunikasi
    * Pelaporan
    * Perencanaan dan waktu tindakan

    8. Studi Kasus

    PARTICIPANT

    Supply Chain/Logistik, Procurement/Purchasing, Komite Pembelian, General Affair, Administrasi Kontrak, Legal Perusahaan, Supervisor/Manager yang terlibat dalam proses pembelian dengan pemasok.

    METHOD

    Pre test

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Post test

    Evaluation

  • Dust Collection (Operation, Maintenance and Troubleshooting) Training

    Dust Collection (Operation, Maintenance and Troubleshooting) Training

    OUTLINE

    Dust Collection (Operation Maintenance and Troubleshooting)1. Process vs Fugitive dust sources
    2. The Nature of dust and how it’s collected
    3. Baghouse and ESP Technology : Design types and System comparisons
    4. Filter Fabrics and their Capabilities
    5. Design Considerations : How much is enough?
    6. Operating Principles : Fans, Flows, Delta P, and more
    7. System Evaluation: Getting the most out of what you have
    8. Temperature and Humidity effects on dust collection
    9. Dust Collection and Alkali issues
    10. Particle size, Dust loading, and Gas flows
    11. Returning dust : Impacts on the process
    12. Retrofits and Redesign
    13. Troubleshooting

    WHO SHOULD ATTEND

    * Control Room Operators
    * Production Shift Supervisors
    * Pyro Process Supervisors
    * Process Engineers
    * Maintenance Engineers
    * Environmental Compliance Officers

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Teguh Pudji

  • Dust Control Equipment Training

    Dust Control Equipment Training

    Dust Control EquipmentFugitive dust emission and management is a key consideration in industrial operations. Industries seek to maximize output from their production line and enhancing productivity and capital efficiency. There is an ever increasing need for management to ensure the operation remains sustainable.

    This one day intensive training course will update your knowledge and understanding of all aspects of fugitive dust control from legislative requirements through concept and detail design to the operation and maintenance of dust control systems.

    Take away best practice principles and procedures that will improve your current operations and future plant expansions. The course is designed to be interactive, practical, and permit discussion and analysis of problems encountered on participants’ specific operations.

    With ever increasing pressure to ensure environmental and occupational health compliance, it is increasingly important to ensure that personnel (ranging from managers and supervisory staff through to maintenance and operational personnel), have a sound understanding of applicable.

    COURSE CONTENT

    * Build an understanding of applicable OH&S and environmental statutory regulation
    * Discover your existing system and equipment capabilities and limitations
    * Appreciate what upgrade considerations can be considered for existing systems and equipment
    * Review selection and design imperatives for new and existing bag houses, wet scrubbers, fans and other dust technologies
    * Identify base design principles for reticulated duct work systems and collection hood design principles
    * Recognize requirements and limitations of equipment, maintenance and operational systems
    * Participate in a troubleshooting session of existing systems and equipment

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Dynamic ALMA Training

    Dynamic ALMA Training

    Dynamic ALMAKondisi perekonomian saat ini dapat bergerak dengan sangat dinamis dalam kurun waktu yang relatif cepat, sehingga pengelolaan sebuah institusi keuangan seperti bank menjadi semakin kompleks. Program Dynamic ALMA ini dirancang secara khusus bagi para pejabat dan pegawai yang menangani Asset Liabilities Management (ALMA) atau bagian dari Asset Liabilities Committee (ALCO) untuk meningkatkan kompetensi dalam mengelola gap dan mismatch yang terjadi dalam pengelolaan aset dan liabilitas bank, antara lain mempertimbangkan dampak perubahan suku bunga dan nilai tukar dalam situasi krisis.

    BENEFIT

    Setelah mengikuti program ini peserta diharapkan dapat menyusun langkah-langkah strategis dalam pengelolaan aset dan liabilitas dalam kondisi ekonomi yang dinamis dan bahkan dalam kondisi krisis sekaligus memitigasi potensi risiko yang mungkin timbul seraya mengeneralisir profit.

    Peserta akan diajak untuk membahas berbagai aspek pengelolaan resiko tersebut secara sistematis, berdasarkan best-practice yang telah dijalankan oleh perbankan selama ini. Selain itu juga akan diberikan template dar pada sistematika penyajian laporan ALMA yang baku sebagai dasar pembahasan ALMA oleh management.

    OUTLINE MATERI

    1. Ketentuan Umum ALMA

    * Organisasi ALCO
    * Tata Kerja ALCO
    * Misi Tugas Dan Tanggung Jawab
    * Sistem Kerja Asset Liability Management

    2. Langkah Kerja AlCO Support

    * Langkah Kerja ALMA
    * Langkah Kerja ALCO Support

    3. Analisa Dasar

    * Laporan Perekonomian, Pasar Uang, serta Perkembangan Suku Bunga
    * Data Lainnya Seperti Keadaan Persaingan Rumor
    * Data Perkembangan Pinjaman dan Dana Perbankan

    4. Analisa Management

    * Liquidity Management
    * Interest Rate Management
    * Foreign Exchange Management
    * Earning dan Investment Management

    5. Laporan Asset Liability Management

    6. Evaluasi Keputusan ALCO

    7. Economic Overview dan Kondisi Pasar Uang

    8. Gambaran Kinerja Bank

    9. Pengelolaan Likuiditas (Rupiah dan Valas)

    * Pengolahan Gap/Resiko Suku Bunga
    * Pengelolaan Foreign Exhange
    * Pengelolaan Earning dan Investment

    10. Penekanan Diarahkan Kepada Pengelolaan

    * Liquidities
    * GAP
    * Foreign Exchange
    * Earning dan Investment

    11. Pokok Pikiran/Rekomendasi/Usulan

    * Perubahan Suku Bunga Dana Pinjaman
    * Perubahan Reviewing Bunga Pinjaman
    * Perubahan Portfolio Dana
    * Perubahan Portfolio Secondary Reserve
    * Perubahan Jumlah Secondary Reserve dan hal lain yang dapat mendorong pencapaian keuntungan

    12. Analisa Fundamental dan Teknikal, Manajemen Aktiva-Pasiva,
    Manajemen Suku Bunga (Pricing), Stress Testing, Karakteristik Hubungan Nasabah (Kontraktual-Behavioral), serta Manajemen Investasi

    13. Simulasi

    * Simulasi dilakukan dengan beberapa scenario tingkat suku bunga dan estimasi peningkatan pinjaman

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

  • Pelatihan Dynamic Leadership and Creating Excellent Service

    Pelatihan Dynamic Leadership and Creating Excellent Service

    Dynamic Leadership and Creating Excellent ServicePada dasarnya pengelolaan kinerja orang lain lebih dari sekadar tinjauan kinerja tahunan, Manajemen kinerja yang berhasil menghasilkan peningkatan proses yang berkelanjutan, peningkatan produktivitas, keterpaduan di tempat kerja, layanan pelanggan yang luar biasa, dan reputasi masyarakat yang positif. Perpaduan yang sukses antara kebutuhan organisasi dan karyawan dapat mengakibatkan kinerja dan semangat melonjak!

    Lokakarya ini akan membahas aspek-aspek penting dari manajemen kinerja yang sukses. Berbagai teknik pelatihan akan digunakan dengan penekanan pada penerapan praktis keterampilan dan ide baru.

    OBJECTIVE

    * Peserta dapat mengidentifikasi peran dan tanggung jawab manajer yang efektif (leadership)
    * Peserta dapat membuat dialog untuk membahas dengan karyawan anda kebutuhan dan tujuan mereka
    * Peserta dapat menghubungkan tujuan organisasi dengan kelompok kerja
    * Peserta dapat menciptakan harapan kerja dan standar kinerja
    * Peserta dapat memberikan umpan balik menggunakan teknik komunikasi ABCD yang kuat
    * Peserta dapat menganalisis teknik motivasi untuk mendapatkan hasil
    * Peserta dapat mengembangkan sistem untuk mendorong karyawan agar tetap di jalurnya
    * Peserta dapat mendelegasikan untuk kesuksesan dan motivasi
    * Peserta dapat menciptakan lingkungan yang fokus pada kinerja terbuka dan ramah sepanjang tahun
    * Peserta dapat mendokumentasikan diskusi dan masalah
    * Peserta dapat mengidentifikasi strategi untuk menyediakan lingkungan yang memotivasi
    * Peserta dapat membuat rencana aksi untuk peningkatan berkelanjutan

    COURSE OUTLINE

    1. Pengantar Manajemen

    * Tentang apa semua ini dan apa peran dan tanggung jawab seorang manajer
    * Manajemen diri, langkah pertama menuju mengelola orang lain

    2. Gaya Leadership

    * Empat gaya Leadership
    * Tentukan waktu yang tepat untuk menggunakan setiap gaya
    * Buat metode yang tepat untuk situasi yang berbeda

    3. Mengklarifikasi Harapan Kerja dan Standar Kinerja

    * Menghubungkan tujuan organisasi dengan apa yang kelompok kerja Anda lakukan setiap hari
    * Membuat sasaran SMART dengan staf Anda

    4. Berkomunikasi dengan Staff Sepanjang Tahun

    * Keterampilan dasar, mengacu pada kekuatan dan peluang karyawan secara tepat waktu
    * Aktivitas, Perilaku, dan Konsekuensi, ABC komunikasi
    * Berikan pelatihan, rencana kinerja, atau penghargaan sesuai kebutuhan

    5. Mengembangkan Teknik Motivasi Insent Karyawan untuk Meningkatkan Kinerja

    * Motivasi peran yang dimainkan dalam mempengaruhi kinerja dan produktivitas
    * Tentukan motivasi apa untuk setiap anggota tim
    * Tentukan apa yang memotivasi tim Anda
    * Buat pengakuan dan penghargaan non-moneter
    * Gunakan delegasi untuk membantu memotivasi karyawan

    6. Memotivasi, Membimbing, dan Meningkatkan Kinerja

    * Mengembangkan sistem berdasarkan harapan yang jelas
    * Tentukan seperti apa lingkungan yang memotivasi itu
    * Proses dokumentasi yang dapat dimodifikasi agar sesuai dengan semua lingkungan
    * Apa itu kinerja buruk yang dapat diterima

    7. Delegasikan untuk Sukses

    * Menyediakan struktur untuk pendelegasian yang efektif
    * Ambil tindakan saat proyek tidak terkirim tepat waktu
    * Menentukan tingkat otoritas apa yang akan diterapkan untuk setiap item yang didelegasikan
    * Membuat cek dan saldo untuk pendelegasian yang efektif
    * Jadikan itu Terjadi untuk Anda
    * Buat rencana tindakan yang cocok untuk Anda
    * Kembangkan item tindakan untuk Anda dan tim Anda

    PARTICIPANTS

    Pimpinan Cabang/Capem, Wakil Pimpinan Cabang/Capem, Auditor, Legal, Manajemen Risiko.

    METHOD

    Pre test

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Post test

    Evaluation

  • Pelatihan Documentation and Filing Management System

    Pelatihan Documentation and Filing Management System

    Documentation and Filing Management SystemDiharapkan peserta pelatihan mampu memahami bagaimana metode klasifikasi yang digunakan dalam sistem pengarsipan, memahami fungsi manajemen kearsipan untuk terciptanya keseimbangan arsip dalam segi penciptaan, lalu lintas dokumen, pencatatan, penerusan, pendistribusian, pemakaian, penyimpanan, pemeliharaan, pemindahan dan pemusnahan arsip. Peserta pelatihan juga mampu menyederhanakan jenis dan volume arsip serta mendayagunakan penggunaan arsip bagi peningkatan kinerja dan profesionalitas institusi atau lembaga dengan biaya yang efektif dan efisien.

    OUTLINE

    1. Ruang lingkup document control dan filing management system
    2. Konsep dan Prinsip Pengelolaan Arsip
    3. Konsep 5-S dalam Pengelolaan Arsip
    4. Implementasi Document Management System (DMS)
    5. Pemanfaatan Teknologi Digital dan Elektronik dalam Dokumentasi Arsip
    6. Pengelolaan Arsip dengan Bantuan Software dan Hardware
    7. Distribusi & Disposisi Dokumen
    8. Aspek Legalitas dalam Pengarsipan
    9. Teknik Penamaan, Penyimpanan & Pengendalian Arsip

    PARTICIPANTS

    * Manajer
    * Sekretaris
    * Staff bagian administrasi
    * Semua pihak yang membutuhkan pengetahuan

    METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    Instructor by : Budi Sutedjo