Pelatihan Development Need Analysis dan Pembuatan Modul Pembelajaran Industri

Development Need Analysis dan Pembuatan Modul Pembelajaran IndustriDalam era globalisasi, tuntutan akan daya saing perusahaan menjadi lebih tinggi dibanding era sebelumnya. Kecepatan organisasi dalam belajar dan kemudian menterjemahkan hasil pembelajaran tersebut ke dalam tindakan menjadi sangat krusial.

Pertama siapa kemudian apa, demikian Jim Collins menandaskan betapa pentingnya faktor manusia yang akan menjadi penentu keunggulan organisasi anda. Untuk itu pengembangan Development Need Analysis/TNA serta pengembang modul pembelajaran secara intergratif menjadi kunci sukses organisasi yang sangat penting.

Oleh karena itu proses analisis pengembangan/TNA serta pembuatan modul intervensinya secara integratif dan komprehensif harus dikuasai dengan baik terutama bagi praktisi SDM, dan tidak hanya menjadi nilai tambah bagi keberadaan unit SDM akan tetapi memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian sasaran.

OBJECTIVE

Para peserta akan mampu :
* Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan karyawan berbasis kebutuhan organisasi dan kebutuhan individu (berbasis kompetensi)
* Memilih metode yang relevan untuk digunakan dalam mengidentifikasikan dan mengumpulkan data kebutuhuan pelatihan
* Mengidentifikasikan dukungan lingkungan kerja yang diperluka untuk mengoptimalkan proses dan hasil pelatihan
* Mengembangkan modul pembelajaran (development) secara terintegrasi mulai dari intervensi tim kerja baik di level organisasi, unit/kelompok kerja maupun di level individu dengan menentukan dan memilih pendekatan yang sesuai : Training/Workshop, Penugasan, Coaching/Mentoring/Counceling dan Knowledge Sharing.

COURSE OUTLINE

1. Introduksi : Apa dan Mengapa TNA/Development Need Analysis
2. Metode Identifikasi Kebutuhan Development/TNA dan Langkah-langkah TNA
3. Identifikasi Kebutuhan Pengembangan/TNA Berbasis Organisasi dan Tim Kerja
4. Identifikasi Pengembangan/TNA Berdasar Standar Kompetensi
5. Identifikasi Pengembangan Tim Kerjadan Individu Berdasarkan Kematangan dan Kemandirian Bawahan/Individu
6. Development Continuum
7. Penyusunan Modul Intervensi Pengembangan/TNA : Perilaku Organisasi, Perilaku Kelompok/Tim Kerja dan Perilaku Individu dengan Kerangka Pendekatan 7S McKinsey
8. Perancangan Pendekatan Integratip Terhadap Program Intervensi Pengembangan : Sosialisasi, Training/Workshop, Task Force & Penugasan, Coaching/Mentoring/Counceling, dan Knowledge Sharing
9. Transfer of Training : Dukungan Lingkungan Kerja untuk Optimalisasi Hasil/Evaluasi Pelatihan

METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

Pelatihan Development Need Analysis dan Pembuatan Modul Pembelajaran Industri
Ditag di:                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat Datang di Web Kami ..
jika ingin info lebih lanjut bisa kontak kami ?