Training Problem Solving Through Design Thinking
Deskripsi Pelatihan
Di tengah laju perubahan pasar dan kompleksitas tantangan bisnis yang terus meningkat, organisasi memerlukan pendekatan inovatif untuk memecahkan masalah, bukan hanya mengatasi gejala. Oleh karena itu, pelatihan Problem Solving Through Design Thinking membekali para profesional lintas fungsi dengan metodologi human-centered yang efektif mengubah masalah yang kabur menjadi solusi yang dapat diuji dan berdampak. Program ini secara khusus mengajarkan peserta cara menempatkan pengguna atau pelanggan sebagai pusat proses pemecahan masalah, sehingga menciptakan solusi yang benar-benar relevan dan bernilai.
Selanjutnya, riset ilmiah dari Hasso Plattner Institute of Design (d.school) di Stanford menegaskan keunggulan Design Thinking dalam mendorong inovasi dan menyelesaikan masalah yang wicked. Sebagai contoh, studi kasus di berbagai industri menunjukkan bahwa perusahaan yang mengadopsi Design Thinking berhasil meningkatkan success rate peluncuran produk baru dan menunjukkan peningkatan Employee Engagement dalam proses kerja kolaboratif. Artinya, metodologi ini berfungsi sebagai katalisator budaya inovasi dan memastikan bahwa solusi yang dikembangkan bersifat layak (Feasible), diminati (Desirable), dan visibel (Viable). Dengan demikian, pelatihan ini memberikan langkah-langkah praktis untuk melakukan rapid prototyping dan iterasi, sehingga meminimalkan risiko kegagalan investasi besar.
Akhirnya, pelatihan mengajak peserta melalui lima fase kunci Design Thinking: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Peserta belajar cara melakukan wawancara mendalam untuk memahami kebutuhan pengguna yang tersembunyi, kemudian mengubah insight tersebut menjadi ide-ide kreatif melalui sesi brainstorming yang terstruktur. Pelatihan ini memastikan Anda siap mengimplementasikan pola pikir desainer untuk mengatasi masalah bisnis tersulit dan menghasilkan solusi yang disruptif dan berfokus pada manusia.
Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini secara spesifik bertujuan untuk membekali peserta dengan kerangka kerja Design Thinking untuk memecahkan masalah secara kreatif dan berorientasi pada solusi terbaik.
- Menginternalisasi Pola Pikir Human-Centered Pertama, peserta memahami urgensi pendekatan human-centered dan menggeser fokus dari masalah ke pengguna atau pelanggan. Tujuan ini memungkinkan mereka melakukan observasi dan wawancara yang mendalam untuk menggali pain points yang otentik.
- Menguasai Lima Fase Kunci Design Thinking Kedua, pelatihan mengembangkan kemampuan peserta dalam mengaplikasikan end-to-end process Design Thinking mulai dari Empathize hingga Test. Selanjutnya, mereka belajar cara mengubah data kualitatif menjadi Problem Statement yang jelas dan dapat diukur.
- Meningkatkan Kemampuan Ideasi dan Kreativitas Tim Selanjutnya, peserta memperoleh berbagai teknik ideation (misalnya, SCAMPER, Brainwriting) untuk menghasilkan solusi inovatif tanpa batas (quantity over quality). Mereka dilatih untuk memfasilitasi sesi brainstorming yang inklusif dan mendorong keberanian bereksperimen.
- Melakukan Prototyping dan Pengujian Solusi Secara Cepat Terakhir, pelatihan memastikan peserta mampu menciptakan low-fidelity prototype dengan cepat dan mengujinya secara efisien dengan pengguna nyata. Tujuan ini membantu mereka memvalidasi asumsi dan mengumpulkan umpan balik kritis sebelum melakukan investasi besar.
Materi Pelatihan
Materi pelatihan dirancang sebagai lokakarya interaktif yang memungkinkan peserta langsung mempraktikkan setiap alat Design Thinking.
- Fase 1: Empathize – Memahami Pengguna Secara Mendalam Pertama, modul ini membahas pentingnya empati dan mengajarkan teknik riset kualitatif, seperti pembuatan Empathy Map dan Persona. Selanjutnya, peserta melakukan simulasi field study untuk mengidentifikasi kebutuhan dan motivasi pengguna yang sebenarnya.
- Fase 2 & 3: Define dan Ideate – Dari Insight Menjadi Konsep Kedua, pelatihan mengajarkan cara menganalisis insight untuk merumuskan Point of View (POV) dan problem statement yang berdampak. Kemudian, fokus beralih ke penggunaan metode ideation yang kreatif, seperti How Might We (HMW) Questions dan Worst Possible Idea.
- Fase 4: Prototype – Membuat Solusi yang Terlihat dan Terasa Selanjutnya, peserta mempelajari prinsip dasar prototyping dan berlatih menciptakan berbagai jenis prototype, mulai dari storyboard hingga mock-up digital sederhana. Materi ini menekankan bahwa prototype bertujuan untuk belajar, bukan untuk kesempurnaan.
- Fase 5: Test – Menguji dan Belajar dari Kegagalan Cepat Kemudian, fokus beralih pada perancangan user testing yang efektif dan netral. Peserta menguasai cara mengumpulkan feedback yang berharga, kemudian melakukan iterasi cepat pada prototype berdasarkan temuan pengujian.
- Peran Facilitator dalam Design Thinking Workshop Berikutnya, modul ini membekali peserta dengan keterampilan memfasilitasi sesi Design Thinking yang dinamis dan produktif. Mereka belajar cara mengelola energi tim dan memastikan semua anggota berkontribusi secara setara.
- Integrasi Design Thinking dengan Metode Lain (Agile dan Lean) Terakhir, pelatihan menjelaskan cara menggabungkan Design Thinking dengan kerangka kerja Agile atau Lean Startup untuk memastikan solusi yang inovatif dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam skala besar.
Jadwal Informasi Training Konsultan Pelatihan Indonesia Tahun 2026

Berikut adalah jadwal pelatihan yang telah kami susun untuk tahun 2026:
- Training Bulan Januari : 15 – 16 Januari 2026
- Training Bulan Januari : 20 – 21 Januari 2026
- Training Bulan Februari : 16 – 17 Februari 2026
- Training Bulan Februari : 22 – 23 Februari 2026
- Training Bulan Maret : 07 – 08 Maret 2026
- Training Bulan Maret : 12 – 13 Maret 2026
- Training Bulan Maret : 20 – 21 Maret 2026
- Training Bulan Maret : 25 – 26 Maret 2026
💡 Catatan:
- Jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebutuhan peserta. Oleh karena itu, sebelum Anda melakukan reservasi hotel atau pembelian tiket perjalanan, kami mohon agar peserta terlebih dahulu menghubungi tim marketing kami.
- Jika peserta memesan tiket tanpa konfirmasi tertulis (melalui Confirmation Letter), maka kami tidak dapat bertanggung jawab atas perubahan jadwal yang terjadi.
Lokasi Pelatihan
Pelatihan Reguler (Tatap Muka)
Kami mengadakan pelatihan di beberapa kota besar dengan pilihan lokasi sebagai berikut:
- Jakarta – Hotel Amaris Kemang (Rp 6.000.000 / peserta)
- Bandung – Hotel Neo Dipatiukur (Rp 6.500.000 / peserta)
- Yogyakarta – Hotel Ibis Malioboro (Rp 6.500.000 / peserta)
- Bali – Hotel Ibis Kuta (Rp 7.500.000 / peserta)
- Surabaya – Midtown Hotel Surabaya (Rp 6.500.000 / peserta)
💬 Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu dan bisa kami sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan (negotiable).
Online Training
Kami juga menyelenggarakan pelatihan secara daring (online) melalui platform Zoom untuk memudahkan peserta dari berbagai wilayah.
Inhouse Training
Jika perusahaan ingin menyelenggarakan pelatihan di lokasi internal, kami siap menyesuaikan anggaran dan kurikulum pelatihan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas perusahaan.
Fasilitas Lengkap, Manfaat dan Benefit untuk Peserta Pelatihan
Untuk memberikan pengalaman belajar yang optimal, kami menyediakan berbagai fasilitas lengkap, manfaat dan benefit untuk peserta pelatihan, antara lain:
- Module atau Handout Materi Pelatihan
- GRATIS Training KIT (Dokumentasi, Blocknote, ATK, dan lain-lain)
- GRATIS Souvenir Eksklusif (Tas, Handbag, Goodie Bag, atau lain-lain)
- Sertifikat Pelatihan
- Coffee Break dan Lunch atau Dinner
- Trainer yang Kompeten dan Berpengalaman
- Ruang Pelatihan yang Nyaman dengan Proyektor dan Sound System yang Jernih
- GRATIS Layanan Akomodasi Aman (Transportasi atau Penginapan) Sesuai Request
- Ice Breaking yang Interaktif dan Membangun Energi
FAQ (Pertanyaan Umum Terkait Pelatihan dengan Konsultan Pelatihan Indonesia)
Siapa saja yang dapat mengikuti pelatihan ini?
Kami membuka pelatihan ini untuk karyawan internal perusahaan, masyarakat umum, mahasiswa, maupun profesional yang sesuai dengan kriteria kami.
Apakah pelatihan ini bersertifikat?
Ya, kami memberikan sertifikat resmi kepada peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan memenuhi syarat kelulusan.
Berapa lama durasi pelatihan?
Rata-rata, pelatihan berlangsung selama 2–3 hari. Namun, kami dapat menyelenggarakan pelatihan 1 hari dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dan permintaan perusahaan.
Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti pelatihan?
Kami menyarankan peserta untuk membawa alat tulis, laptop, dokumen pendukung, dan jika tersedia, mempelajari materi pendahuluan.
Di kota mana saja pelatihan ini diselenggarakan?
Kami menyelenggarakan pelatihan di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Lombok. Selain itu, kami juga siap mengadakan pelatihan di luar negeri, seperti di Malaysia dan Singapura.
Apakah bisa menyelenggarakan pelatihan di kota lain?
Bisa, kami dapat menyelenggarakan pelatihan juga di kota lain dengan kuota minimal 5 orang di setiap kelas pelatihan.
Apakah tersedia evaluasi selama pelatihan?
Tentu saja. Jika perusahaan menghendaki, kami dapat menyelenggarakan evaluasi dalam bentuk pre-test dan post-test untuk mengukur perkembangan peserta.
Apakah pelatihan tersedia dalam format online atau hybrid?
Ya, kami menyediakan pelatihan dalam format online, tatap muka, maupun hybrid, sesuai kebutuhan peserta. Kami juga memberikan opsi inhouse training yang fleksibel bagi perusahaan.
Siapa yang menjadi pemateri dalam pelatihan ini?
Kami menghadirkan trainer yang berpengalaman, kompeten, dan ahli di bidangnya, yang siap berbagi praktik terbaik dan pengetahuan aplikatif selama pelatihan.
💡Catatan Penting:
Karena silabus, materi, lokasi, dan jadwal pelatihan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai permintaan, kami mohon peserta untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan komunikasi.
Silakan hubungi tim kami untuk konsultasi gratis, dan jangan lewatkan penawaran menarik untuk setiap pendaftaran pelatihan di bulan ini!

